Minggu, 06 Mei 2012

Perilaku Siswa SMA Dalam Melaksanakan K3 Di Lingkungan Sekolah

Persoalan pencemaran lingkungan akibat penumpukan sampah semakin menggejala di berbagai kota di Indonesia. Permasalahan tersebut hampir terjadi di setiap wilayah, khususnya di wilayah perkotaan seperti halnya kota Bandung. Penurunan kualitas lingkungan yang diakibatkan baik secara sengaja oleh perilaku manusia ataupun terjadi secara alamiah, akan berpengaruh pada manusia itu sendiri. Hal ini terjadi karena manusia merupakan bagian dari lingkungan dimana manusia tersebut tinggal. Faktor alam mungkin sulit untuk dicegah, tetapi perilaku manusia masih berpeluang untuk diubah. Upaya pemerintah dalam bidang pendidikan untuk mengubah perilaku masyarakat dalam mengelola lingkungan hidup dilakukan dengan ditetapkan Menteri Lingkungan Hidup, dengan penyusunan kurikulum dan pengimplementasian pendidikan lingkungan hidup (PLH). Hasil kemampuan perilaku siswa tidak lepas dari peran guru dalam pelaksanaannya di sekolah. Peran guru di sekolah/kelas tidak lepas dari pengalaman guru dan metode mengajar yang disampaikan kepada para siswa. Faktor lain yang mempengaruhi perubahan perilaku siswa adalah pengalaman guru, baik dalam menyampaikan materi ajar dan contoh teladan dari guru dalam melaksanakan K3 di lingkungan sekolah. Pelaksanaan pembelajaran akan baik bila mengembangkan pembelajaran yang menyenangkan atau learning by doing and fun. PERTANYAAN: 1. Apakah kalian mengetahui pada pembelajarn PLH ada materi K3? singkatan dari apa K3 itu? 2. Apakah K3 disekolah termasuk dikelasmu sudah dilaksanakan?coba sebutkan apa saja. 3. Apakah K3 di kelasmu sudah ada hasilnya? Sebutkan bila ada hasilnya, berapa % keberhasilannya. 4. Apakah pengetahuan kalian tentang K3 hanya dari guru PLH saja? bila jawabannya tidak darimana lagi kalian dapatkan pengetahuan itu. 5. Apa saran kalian untuk keberhasilan K3 di sekolah dan khususnya di kelas.

179 komentar:

  1. jawaban:
    1. ya, singkatan K3 yaitu Kebersihan, Ketertiban, Keindahan.

    2. sudah, contohnya dengan membersihkan kelas, membiasakan membuang sampah pada tempatnya, menyimpan tanaman dalam pot di kelas, dan berpakaian rapi serta atreibut lengkap.

    3. ya, hasilnya kelas lebih terlihat bersih, belajar menjadi efektif dan siswa patuh terhadap peraturan sekolah. 80% sudah terlihat hasilnya.

    4. tidak, bisa dari media elektronik maupun media cetak.

    5. bisa lebih menjaga kelas agar tetap bersih dan nyaman sehingga belajarpun efektif dan membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya.

    BELA FEBRIANTI SUNDARI (X-9)

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh penulis.

    BalasHapus
  3. AUDINI PUSPASARI (10)
    x-7

    1. Ya, K3 adalah singkatan dari Kebersihan, Ketertiban, dan Keindahan.
    2. Sudah, contohnya dengan tidak membuang sampah sembarangan, melaksanakan piket kelas, berpakaian dengan rapi sesuai dengan peraturan di sekolah, tidak merusak fasilitas kelas maupun sekolah, tidak mencorat-coret dinding kelas, datang pada waktunya, dan lain lain.
    3. sudah. kelas menjadi lebih bersih, lebih indah, dan murid murid lebih tertib. menurt saya kurang lebih 80% sudah ada hasilnya.
    4. tidak, pengetahuan K3 tidak hanya saya dapatnya dari guru PLH saja, tetapi juga dari orang tua, orang orang sekitar saya, buku buku, media cetak maupun di media elektronik pun saya bisa mendapatkan pelajaran tentang K3.
    5. kegiatan K3 di sekolah harus lebih ditingkatkan lagi, pengetahuan atau pembelajarannya punn harus ditingkatkan. semua warga sekolah harus menjaga lingkungannya dimulai dari tidak membuang sampah sembarangan, melaksanakan piket kelas, dan lain lain, agar kelas terasa lebih nyaman dan bersih, maka kegiatan pembelajaran pun dapat berlangsung dengan baik.

    BalasHapus
  4. Nursiwi Kusumaningrum (34) X7

    1. ya, K3 adalah singkatan dari Kebersihan, Ketertiban, dan Keindahan.
    2. Sudah, contohnya mulai diberlakukannya piket kelas,membuang sampah pada tempatnya, menjaga kerapian bangku, berpakaian psas lengkap.
    3. Sudah,kelas menjadi lebih bersih dan rapi. Menurut saya sekitar 78%.
    4. Tidak, pengetahuan K3 saya dapatkan dari keluarga terutama orangtua, selain itu juga saya dapatkan dari media cetak dan media elektronik yang banyak membahas tentang K3.
    5.Lebih memperbanyak kegiatan yang berhubungan dengan K3 yang dilaksanakan dengan lebih menarik lagi, agar minat para murid untuk melaksanakan K3 bertambah seperti membuat jadwal piket beserta sanksi jika tidak melaksanakannya, penghargaan untuk kelas terbersih,dan sanksi untuk kelas terkotor dll.Jika K3 telah dilaksanakan dengan baik hasilnya pun akan terlihat dari nyaman tidaknya lingkungan kelas dan sekolah sehingga proses KBM pun dapat berjalan dengan baik.

    BalasHapus
    Balasan
    1. ka , bisa bantu saya ?

      landscaping itu apa yaa , di buku plh saya ada tulisannya kaya gitu , tolong bantu secepatnya ya
      #sandi X. AK 2 bekasi

      Hapus
  5. 1. Ya . K3 merupakan kepanjangan dari Ketertiban , Kebersihan , dan Keindahan.

    2. Ya . Contohnya ialah siswa datang menjadi lebih pagi agar tidak kesiangan , siswa menjadi lebih menjaga kebersihan kelas , dan siswa merawat kebersihan kelas.

    3. Ya . Menurut saya sudah lebih dari 60%.

    4. Tidak . Pembelajaran K3 dapat diraih dari pengalaman sendiri , pengalaman orang lain , maupun media massa.

    5. Pada pelaksanaanya lebih baik dibarengi dengan pengawasan yang lebih ketat dan sanksi yang cukup kuat untuk membuat jera pelanggarnya yang tidak memiliki unsur intimidasi ataupun fisik.

    Haikal Adha , X - 9

    BalasHapus
  6. 1. Ya , K3 tersebut adalah kepanjangan dari Ketertiban , Kebersihan , dan Keindahan

    2. Sudah , contohnya dengan membersihkan kelas , menjaga keindahan kelas , dan menaati aturan2 yang ada didalam kelas .

    3. Sudah , kelas menjadi bersih , terjaga keindahannya , dan didapatkan suasana belajar yang kondusif bagi siswa . menurut saya sudah mencapai 75%

    4. Tidak , belajar K3 tidak hanya didapatkan dari guru PLH saja , namun kita bisa mendapatkan pembelajaran tentang K3 dari peraturan2 yg ada di dalam keluarga , dan lingkungan sekitar kita . dan dari situlah kita tahu bahwa karna K3 peraturan2 tersebut dibuat .

    5. Pembelajaran K3 didalam kelas harus lebih berwarna lagi , yaitu dengan diadakannya permainan2 tentang pembelajaran K3 tersebut , sehingga para siswa lebih tertarik dan lebih dapat melaksanakan K3 dengan sukses . Dan diadakannya hukuman pada siswa yg melakukan pelanggaran2 terhadap peraturan kelas , sehingga dapat membuat siswa tersebut jera dan tidak berani melakukannya lagi.

    Sidharta Wisnu Widhiatmoko (34)
    X-9

    BalasHapus
  7. Bihan Muhammad Syauqi (14) X-7

    No.
    1. Ya, K3 merupakan singkatan dari Kebersihan, Ketertiban, Keindahan.

    2. Sudah, Contohnya piket kelas, membersihkan papan tulis setelah pelajaran selesai, membuang sampah pada tempatnya.

    3. Sudah, Ruangan kelas tampak lebih bersih, menurut saya sekitar 80% berubah dari keadaan sebelumnya.

    4. Tidak, karena pengertian K3 bisa didapatkan di dalam lingkungan Keluarga, Sekolah, Masyarakat, dan Media Elektronik maupun Cetak.

    5. Sebaiknya pembelajarak K3 harus di iringin dengan unsur permainan yang berhubungan dengan K3. Sehingga para siswa lebih tertarik dan mengerti tentang pembelajaran K3. Dan juga memberi sanksi siswa atau siswi yang melanggar K3 sengaja atau tidak sengaja.

    BalasHapus
  8. Zimbar S.H (absen lama 41 absen baru 43 bu)

    Jawaban:

    1. Ya, K3 merupakan singkatan dari Kebersihan, Ketertiban, Keindahan.

    2. Sudah, tidak buang sampah sembarangan, tidak merokok di area sekolah maupun kelas, tidak buang sampah sembarangan, melaksanakan tugas piket yang sudah di jadwalkan.

    3. Iya sudah, Kalau di kelas x-7 yang di belakang jadi lumayan bersih, kalau di kelas yang sekarang lagi di singgahi juga jadi makin bersih, kabarsihan sekitar 76%.

    4. tidak, kita bisa mendapatkan pembelajaran K3 dari mediamasa dan masyarakat sekitar.

    5. Mungkin alangkah baiknya pembelajaran K3 di iringi dengan unsur permainan yang ada sangkutannya denggan pembelajaran K3.

    BalasHapus
  9. Komentar ini telah dihapus oleh penulis.

    BalasHapus
  10. 1 . Ya , K3 adalah Kebersihan , Ketertiban , Keindahan .

    2 . sudah , membuang sampah pada tempatnya , sebelum meninggalkan kelas untuk pulang merapihkan tempat duduk , merapihkan meja guru , menghapus papan tulis .

    3 . Ya , kelas terlihan lebih bersih , menurut saya sekitar 75% .

    4 . Tidak , karna orangtua saya sudah menerapkan K3 dari saya kecil , selain keluarga saya juga mendapatkan informasi tentang K3 dari media elektronik maupun media cetak .

    5 . Kita harus membiasakan melakukan K3 dari hal-hal yang mudah terlebih dahulu , karna dengan itu kita dapat membiasakan diri untuk melakukan K3 . Dan jika ada siswa yang melanggar sebaiknya kita ingatkan terlebih dahulu , jika dengan peringatan masih melanggar sebaiknya di beri sangsi .

    Farah Annisa ( 7 )
    X-9

    BalasHapus
  11. Indra Yogaswara (18)
    (X-9)


    Jawaban :
    1. Ya, K3 merupakan singakatan dari : kebersihan, ketertiban dan keiindahan.

    2. Sudah, misalnya membuang sampah pada tempatnya, menaati peraturan yang sudah dibuat oleh sekolah, tidak mencorat-coret meja dan dinding kelas, dsb.

    3. Sudah, kelas menjadi lebih nyaman untuk belajar, para siswa menjadi lebih patuh terhadap peraturan yang sudah dibuat oleh sekolah. menurut saya 85% sudah terlihat hasilnya.

    4. Tidak, pengetahuan tentang K3 bisa kita dapatkan dari orang-orang sekitar kita yang peduli terhadap lingkungan sekitar, kemudian dari buku yang membahas tentang K3, lalu dengan media cetak dan media elektronik yang mengeluarkan iklan tentang K3.

    5. Menurut saya, kegiatan K3 wajib dilaksanakan, khususnya untuk para siswa yang setiap hari berada di kelas. Misalnya melaksanakan piket yang sudah dibuat, tidak melanggar tata tertib yang berlaku, dsb. Dengan melakukan kegiatan K3, maka akan menghasilkan kenyamanan serta keefektifan dalam proses pembelajaran.

    BalasHapus
  12. Komentar ini telah dihapus oleh penulis.

    BalasHapus
  13. 1. Ya saya mengetahuinya. K3 merupakan singkatan dari Kebersihan, Ketertiban, dan Keindahan.

    2. Sebagian ada yang sudah dilakukan dan sebagian lagi masih ada yang belum dilakukan. Yang sudah dilakukan oleh para siswa - siswi misalnya tertib saat guru menerangkan pelajaran yang diterangkan oleh guru. Hal lainnya yang sudah dilakukan adalah menjaga keindahan dan kebersihan kelas, misalnya tidak mencoret - coret fasilitas yang ada di dalam kelas seperti bangku, meja, dan lainnya.Sedangkan hal yang belum dilakukan oleh para siswa diantaranya adalah tentang masalah ketertiban. Contohnya adalah ketika kelas sedang tidak ada guru, para siswa di kelas itu pasti ribut dengan masalah pribadi mereka masing - masing seperti mengobrol dengan temannya. Selain itu tidak sedikit dari sebagian siswa - siswi itu yang keluar kelas hanya untuk sekedar pergi ke kantin untuk membeli jajanan.

    3. Ya sudah, menurut saya kelas menjadi lebih indah dan bersih karena adanya program K3 tersebut.Dan menurut saya hasilnya hanya baru mencapai 78%.

    4. Tidak, menurut saya pengetahuan tentang program K3 ( Kebersihan, Ketertiban, dan Keindahan ) bisa didapat darimana saja, bukan hanya dari guru PLH saja. Pengetahuan tentang K3 bisa didapat dari media cetak, media elektronik, maupun didapat dari ahlinya.

    5. Saran saya untuk keberhasilan program K3 di Sekolah terutama di Kelas adalah kita harus sadar akan pentingnya mengaplikasikan program K3 di lingkungan sekolah khususnya lingkungan kelas,karena hal itu dapat berdampak baik juga bagi siswa - siswi yang melakukan program tersebut. Selain itu para siswa juga harus memiliki jiwa "Pro Lingkungan" agar program K3 terlaksana dengan sebaik mungkin.


    Tansyah Syihabuddin (42)
    (X-8)

    BalasHapus
  14. 1. Iya , K3 adalah kepanjangan dari Ketertiban , Kebersihan , dan Keindahan

    2. Sudah , contohnya dengan membuang sampah pada tempatnya , menjaga keindahan di dalam kelas , dan menaati peraturan

    3. Sudah , kelas menjadi bersih , terjaga keindahannya , dan suasana didalam kelas menjadi nyaman . kira-kira sudah 50%

    4. Tidak , belajar K3 tidak hanya didapatkan dari guru PLH saja atau disekolah , belajar K3 juga bisa kita dapatkan pada kehidupan kita sehari-hari.

    5. Kita harus bisa lebih menjaga kebersihan di kelas maupun dilingkungan sekitar agar tetap bersih dan nyaman, dan mulai membiasakan menaati peraturan yang ada.


    Galih Febrian Wicaksono (11)
    X-9

    BalasHapus
  15. 1. ya saya tahu, K3 adalah singkatan dari Kebersihan, Ketertiban, dan Keindahan.

    2. sudah lumayan banyak yang dilaksanakan, contohnya : tidak membuang sampah sembarangan (walaupun masih ada yang suka membuang sampah sembarangan), membersihkan kelas, mentaati peraturan yang berlaku di dalam kelas, menghapus papan tulis setelah pembelajaran berakhir, tidak mencoret-coret di yang bukan tempatnya, dsb.

    3. sudah, hasilnya yaitu: kelas menjadi nyaman, tentram, damai, tidak bau, tidak berantakan, lebih disiplin, dan menjadi lebih baik (walaupun belum terlalu baik), persentase keberhasilannya kira-kira cukup mencapai 75%

    4. tidak hanya dari guru PLH saja, akan tetapi dari orang tua, mereka mengajarkan kita untuk hidup lebih bersih dan disiplin mematuhi peraturan agar tidak mendapat masalah dengan orang lain. kata orang tua saya jika ingin hidup bersih dan disiplin di luar rumah, itu harus di awali dari dalam rumah dulu, karena jika dari dalam rumah sudah tidak baik, maka sikap kita yang tidak baik itu akan kebawa-bawa diluar rumah.

    5. menurut saya, K3 sebaiknya dijalankan dengan sebaik mungkin dan lebih diperketat lagi agar tidak di langgar. dan jika ada yang melanggar sebaiknya siswa tersebut di beri sanksi yang membuat siswa tersebut jera (kapok) dan tidak melakukannya lagi. karena bagaimana Indonesia bisa maju, jika K3 saja sudah banyak yang melanggar.

    Terima Kasih .
    Mega Aprilia (21)
    X-9

    BalasHapus
  16. Diajeng Tiara Vashti Sarita (18) X-7

    1. Ya , K3 merupakan singkatan dari Kebersihan, Ketertiban, Keindahan.

    2. Sudah, contohnya dengan membuang sampah pada tempatnya, tidak memainkan handphone saat kbm sedang berlangsung, berpakaian seragam lengkap, melaksanakan piket kelas, dan sebagainnya .

    3. Sudah, kelas menjadi terlihat lebih bersih dan rapi. Menurut saya presentase keberhasilan baru mencapai 70% saja.

    4. Tidak, pengetahuan tentang K3 dapat saya dapatkan dari berbagai media, baik media cetak maupun elektronik , lingkungan sekolah, keluarga, bahkan dari teman sebaya kita bisa mendapatkan pengetahuan tersebut.

    5. Memperbanyak kegiatan tentang K3, memberi sanksi dan penghargaan bagi yang tidak melaksanakan dan yang telah melaksanakannya dengan baik, tapi disamping itu memang dibutuhkan kesadaran sendiri dari siswanya, agar program K3 dapat berjalan lebih baik . Dengan kesadaran, siswa siswi akan lebih peduli terhadap lingkungan di sekitarnya.

    BalasHapus
  17. Muhamad Ilham Fadila R. X-9

    1. Ya,K3 merupakan singkatan dari Kebersihan,Keindahan dan Ketertiban.

    2.sudah, Membuang sampah pada tempatnya, tidak membuat gaduh atau keributan saat pelajaran berlangsung, tetap berpakaian rapih saat awal sekolah hingga berakhirnya sekolah.

    3. Sudah, kelas sudah terlihat bersih,rapih dan nyaman, kurang lebih sekitar 80%

    4. Tidak, karena pengetahuan tentang K3 dapat dipelajari dari keadaan sekitar juga seperti tetangga,teman sekolah,dll.

    5. Pelajaran K3 di sekolah sudah baik, tetapi masih kurang kesadaran untuk melakukan kegiatan K3 karena biasanya harus ada 'dampak'nya dulu baru mau melakukan K3, jadi harus diingatkan dari sekarang supaya tidak menjadi penyesalan kedepannya.

    BalasHapus
  18. NURUL APRILIANTI X-7 (35)

    1. Ya, K3 singkatan dari kebersihan, ketertiban dan keindahan
    2. Ya, sudah dilaksankan contoh K3 yg sering dilaksanakn adalah membuang sampah ke tong sampah, berpakaian PSAS lengkap, tdk merokok di kelas, menghapus papan tulis, dan masih banyak lagi
    3. Sudah, hasilnya adalah kelas menjadi lebih bersih, rapi dan membuat nyaman saat proses belajar. Menurut saya hasil dari K3 tersebut sekitar 75 %
    4. Tidak, pengetahuan K3 tidak hanya saya dapatkan dari guru PLH saja, tetapi juga dari orang-orang sekitar yaitu keluarga dan teman. Selain itu saya dapat mengetahui pengetahuan PLH dari media cetak atau elektronik dan buku
    5. Menurut saya, K3 harus lebih di tingkatkan lagi selain dengan kesadaran dari diri kita sendiri, juga dengan adanya sanksi yg tegas dan nyata yaitu harus benar-benar ada sanksi jangan hanya omongan semata saja. K3 seharusnya dilaksanakan setiap hari agar menjadi kebiasaan bukan kewajiban lagi, karena apapun yg menyangkut nama baik sekolah selama kita menjadi penghuninya itu adalah “ milik kita bersama dan tanggung jawab kita bersama !”

    BalasHapus
  19. Komentar ini telah dihapus oleh penulis.

    BalasHapus
  20. Nama : Rizky Darmawan (32)
    Kelas : X-9

    1. Ya, kepanjangan dari K3 adalah Kebersihan, Keindahan dan Ketertiban.

    2. Sudah, contoh yang paling sederhana adalah membuang sampah pada tempatnya walau belum dilakukan oleh seluruh warga kelas & sekolah.

    3. Sudah, tetapi pelaksanaannya belum maksimal dan belum dilaksanakan oleh seluruh warga sekolah. Persentasenya mungkin sekitar 75% saja.

    4. Pengetahuan tentang K3 tidak hanya saya dapatkan dari guru PLH, saya dapatkan dari berbagai media dan orang yang berada di sekitar saya.

    5. Cara meningkatkan keberhasilan K3 di kelas adalah kesadaran siswa yang ada di kelas itu sendiri karena tanpa adanya kesadaran dari siswa yang berada di kelas keberhasilan K3 tidak akan maksimal.

    BalasHapus
  21. NAMA :RAGA RISNA SUBAGJA(30)
    KELAS:X-9

    1.YA,Menurut saya K3 singkatan dari KEINDAHAN,KEBERSIHAN DAN KETERTIBAN.
    2.Menurut saya ada sebagian besar siswa yang melakukan K3 dan sebagian lagi belum melakukan K3,Contohnya:Membuang sampah pada tempatnya dan yang tidak melakukan nya Sebaliknya Membuang sampah sembarangan
    3.Sudah,Alhamdulillah hari demi hari kelas agak bersih dari bulan-bulan sebelumnya,Contohnya:Bulan-Bulan lalu papan tulis selalu ada tulisan pelajaran yang telah usai dan belum di hapus saat pelajaran telah berganti.Alhamdulillah sekarang ada peningkatan dari siswa X-9 yang kadang menghapus tulisan Papan tulis
    4.Menurut saya tidak karena waktu demi waktu Indonesia maju dan sekarang pengetahuan banyak berada di INTERNET bukan dari buku saja.
    5.Menurut saya cara dari peningkatan K3 di Sekolah Khususnya di kelas harus lebih di tingkatkan lagi khususnya dari diri kita sendiri dan menurut saya kalau ada siswa yang ketahuan membuang Sampah atau mencorat-coret Tembok atau Kursi di beri sanksi yang tegas agar tidak mengulangi hal tersebut

    Sekian dari RAGA RISNA SUBAGJA,X-9
    WASSALAMUALAIKUM WR.WB

    BalasHapus
  22. Nama : Tantiana Windy NP
    Kelas/No : x-9/35

    1 Ya. Kepanjangan dari K3 adalah Keindahan,Kebersihan,dan Ketertiban.

    2 Sudah,contohnya membuang sampah pada tempatnya,berpakaian rapi dengan atribut yang lengkap,tidak datang terlambat walaupun masih ada yang belum tepat waktu,tetapi kebanyakan siswa-siswi sudah datang tepat pada waktunya,menghapus papan tulis,tidak mencorat-coret fasilitas kelas.

    3 Sudah,hasilnya kelas menjadi lebih rapi,dan lebih tertib sehingga tidak mengganggu aktifitas pada saat KBM sedang berlangsung,dan mengajarkan siswa-siswi untuk lebih melaksanakan K3 dilingkungan kelas.Dan siswa-siswi lebih menjaga kebersihan kelas. Menurut saya 70%.

    4 Pengetahuan tentang K3 tidak dari guru PLH saja,melainkan bisa dari teman-teman dan internet.

    5 Saran saya untuk keberhasilan K3 adalah sebaiknya pelajaran K3 bisa dijadikan kegiatan ekstrakulikuler agar siswa-siswi lebih tertarik lagi,atau kegiatan K3 lebih ditingkatkan lagi,diadakan lomba-lomba yang berhungan dengan K3 di setiap kelas misalnya lomba kebersihan kelas,sehingga siswa lebih tertarik dan semakin terpacu untuk melaksankan kegiatan K3,kegiatan K3 juga bisa diiringi dengan permainan-permainan. Dan tentunya dari diri kita masing-masing.

    Tantiana Windy (x-9)

    BalasHapus
  23. NAMA:RENALDY PRAYUGA AGUSTIAR
    KELAS:X-8

    1. Ya,K3 merupakan singkatan dari Kebersihan,Keindahan dan Ketertiban.

    2.Menurut saya ada sebagian besar siswa yang melakukan K3 dan sebagian lagi belum melakukan K3,Contohnya:Membuang sampah pada tempatnya dan yang tidak melakukan yang Sebaliknya Membuang sampah sembarangan.

    3. sudah,hasilnya kelas menjadi lebih bersih dari sebelumnya. tingkat keberhasilan 47%

    4.tidak, karena materinya bukan hanya dari buku saja melainkan juga dari media cetek dan elektronik dan internet.

    5 Sebaiknya pembelajaran K3 harus di iringi dengan unsur permainan yang berhubungan dengan K3. Sehingga para siswa lebih tertarik dan lebih mengerti tentang pembelajaran K3. Dan juga memberi sanksi siswa atau siswi yang melanggar K3 sengaja atau tidak sengaja.

    BalasHapus
  24. RYAN KURNIA PRATAMA
    X-7

    1. Ya saya mengetahuinya, K3 merupakan singkatan dari kebersihan, ketertiband, dan keindahan.

    2. Sudah dilaksanakan, misalnya :
    # Kebersihan >> Melaksanakan piket kelas.
    # Keindahan >> Melengkapi atribut PSAS
    # Ketertiban >> Menjalani peraturan sekolah

    3. Sudah ada hasilnya, misalnya kelas menjadi lebih bersih, diri kita menjadi lebih indah dan tertib. keberhasilannya menurut saya sudah mencapai 75%.

    4. Tidak dari guru saja tapi dari berbagai media, keluarga, lingkungan sekitar, dll.

    5. Agar adanya keberhasilan siswa diberi penyuluhan tentang K3 agar siswa lebih mengetahui apa itu K3, jadi dengan pengetahuan K3 yang lebih, pelaksanaan K3 akan lebih maksimal dan lebih berhasil.

    BalasHapus
  25. 1. Ya, singkatan dari K3 adalah Kebersihan, Ketertiban, dan Keindahan.

    2. Sudah, salah satu contohnya adalah piket.Piket dalam kelas x-7 dilakukan dengan cara membuang sampah pada tempatnya, mengahapus papan tulis, dll. Contoh lainnya adalah berpakaian rapih dan lengkap, memperhatikan guru ketika sedang menerangkan, dan juga tidak mecorat-coret meja dan kursi.

    3. Sudah, kira-kira 70%

    4. Tidak hanya dari guru PLH saja tetapi dari buku-buku yang berhubungan dengan K3.

    5. Saran saya adalah agar sekolah membuat program untuk menanam dan merawat tumbuhan atau pohon setidaknya 1 minggu sekali.

    Bilaa Kaifa - X7

    BalasHapus
  26. 1)Ya, K3 terdapat dalam pembelajaran PLH. Kepanjangan dari K3 itu adalah Kebersihan,Keindahan,dan Ketertiban.

    2)Sebagian telah melaksanakannya, seperti disiplin membuang sampah pada tempatnya, menyiram pot di depan kelas, menyapu kelas juga memungut sebagian sampah yang ada di kelas, selain itu juga disiplin jam masuk sekolah juga serta absensi.

    3)Sudah, pelanggaran terhadap tata tertib sekolah seperti pemakaian PSAS yang tidak sesuai sudah berkurang, siswa/i lebih mengerti akan perlunya menjaga kelas tetap bersih serta nyaman. Kendati demikian, keberhasilan tersebut persentasenya masih di angka 50%

    4)Tentu saja tidak, justru inti pendidikan K3 yang saya dapatkan berasal dari ajara Islam. Ajaran Islam-lah yang mengenalkan dan mengajarkan tentang kebersihan diri dan lingkungan , keindahan juga ketertiban , K3 dalam PLH itu sendiri merupakan penjabaran dari ajaran Islam.

    5)Saran dari saya adalah pembelajaran K3 lebih ditekankan pada pemaknaan dari K3 itu, juga manfaat yang diperoleh spt "apalah yang saya dapat apabila saya disiplin mebuang sampah pada tempatnya?" yang saya tahu, hal tsb mendukung sekali dalam hal membangun karakter siswa/i agar K3 dapat terbentuk menjadi kebiasaan.
    sekian&terima kasih.

    X-9
    Ario Wicaksono (02)

    BalasHapus
  27. 1. Ya, K3 adalah singkatan dari kebersihan, ketertiban, dan keindahan
    2. Sudah dilaksanakan, tetapi belum sempurna dilaksanakan. Contoh K3 disekolah yaitu memakai atribut lengkap sesuai peraturan di sekolah, merawat keindahan kelas seperti tidak mencoret bangku-bangku kelas, tidak merusak tanaman, membuang sampah pada tempatnya, dll
    3. Sudah ada, hasilnya kelas lebih terlihat bersih, tertib dan nyaman. Dan adanya K3 ini siswa-siswi belajar agar lebih disiplin. Menurut saya keberhasilannya sekitar 70%-an
    4. Tidak. Kita bisa mengetahuinya dari keluarga, masyarakat sekitar, media cetak, internet, dll.
    5. Sebaiknya diberlakukan sanksi, seperi siswa telat masuk kelas lebih dari 10 menit, siswa dilarang masuk kelas agar siswa itu tidak mengulanginya lagi. Peran guru disini juga sangat penting, guru harus bisa mengajarkan bagaimana siswa peduli dengan lingkungan sekitarnya dimulai dari lingkungan kelas. Dan guru harus memberi contoh kepada siswanya seperti tidak telat saat masuk kelas, tidak merokok dikelas maupun dilingkungan sekolah, dll. Dan sekolah juga harus lebih memberikan pembelajaran mengenai lingkungan dengan adanya tindakan dari sekolah yg mana mengajak siswanya dalam program K3.


    Hana Nur Shoerya (X-9)

    BalasHapus
  28. Nama : HERLINA (17)
    Kelas : X-9

    1) Ya saya mengetahuinya, singkatan dari K3 adalah Kebersihan, Ketertiban, Keindahan.

    2) Menurut saya sudah, contohnya di kelas seperti menyapu kelas, membersihkan papan tulis, sampah dibuang pada tempatnya, tidak lagi mencoret-coret dinding dan bangku. Kalau masalah ketertiban, pakaian seragam serta atribut para siswa sudah cukup tertib dipatuhi oleh para siswa.

    3) Hasilnya ada dan cukup terlihat. Setiap siswa berseragam lengkap dengan atributnya di kelas dan keadaan kelas lebih membaik (lebih bersih, enak dilihat dan saat KBM sedang berlangsung kelas menjadi lebih nyaman dan kondusif). Menurut saya, keberhasilannya kurang lebih sudah 70%.

    4) Tidak, karena kita dapat mendapatkan pengetahuan itu dari orang tua atau keluarga, teman-teman, lingkungan sekitar, media massa bahkan dari pengalaman diri kita masing-masingpun bisa.

    5) Saran saya adalah sebaiknya kita lebih dulu membiasakan kebiasaan K3 pada diri sendiri dalam kehidupan sehari-hari, maka otomatis akan terbawa menjadi kebiasaan baik di kelas (sekolah). Apabila teman kita lupa atau kita lupa, maka kita dapat saling mengingatkan satu sama lain.

    BalasHapus
  29. Komentar ini telah dihapus oleh penulis.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komentar ini telah dihapus oleh penulis.

      Hapus
  30. FITRIA PERMATASARI
    X-9
    1. Ya, K3 singkatan dari kebersihan keindahan ketetiban.
    2. Ya sudah, contohnya membuang sampah pada tempatnya, memakai PSAS lengkap, selalu membereskan bangku setelah pulang sekolah, menghapus papan tulis setelah guru selesai menerangkan yang akan dilanjutkan dengan guru selanjutnya
    3. Ya sudah ada hasilnya, karena telah dilakukan K3 kelaspun menjadi bersih, nyaman, dan rapih sehingga membuat siswa lebih konsentrasi dalam belajar. Kira-kira sudah mencapai 70%
    4. Tidak, kita dapat mengetahui tentang K3 dari keluarga, lingkungan daerah rumah, pengajian
    5. Saran saya sehausnya siswa lebih aktif dalam menjaga kebersihan khususnya di kelas agar dapat lebih berkonsentrasi dalam KBM, dan guru pun tidak risih saat mengajar.

    BalasHapus
  31. DEVY MAYLANI
    X-9


    1. ya , K3 singkatan dari keindahan, ketertiban, kebersiahan.

    2. ya, contohnya seperti membuang sampah pada tempatnya, membereskan kelas, berpakaian yang rapih dan lengkap.

    3. ya, kelas menjadi lebih bersih , nyaman , serta saat pembelajaran menjadi lebih efektif. menurut saya 75%.

    4. tidak, bisa dari teman , orang terdekat ,dan dari media elektronik dan media cetak.

    5. saran saya teman-teman harus lebih bisa menjaga ketertiban sekolah dan lingkungan sekolah.

    BalasHapus
  32. Komentar ini telah dihapus oleh penulis.

    BalasHapus
  33. Nama: Aisyadiva Ilmiani
    No. Absen: 1
    Kelas: X.6

    1. Ya, singkatan dari K3 adalah ketertiban, kebersihan, dan keindahan.
    2. Sudah, contohnya mematuhi peraturan yang ada di dalam maupun di luar kelas, bertindak sesuai aturan, membersihkan kelas, dan tidak merusak fasilitas sekolah.
    3. Ya, kelas menjadi lebih teratur, bersih, dan kegiatan belajar mengajar tidak terhambat. Sekitar kurang lebih 80% siswa sudah melakukan sesuai yang diharapkan.
    4. Tidak, saya mendapatkan pengetahuan tentang K3 terutama dari keluarga, guru, teman, dan media cetak.
    5. Untuk mewujudkan K3 dengan baik, siswa harus lebih banyak diberi masukan tentang K3 dan cara melakukannya supaya nantinya siswa lebih mengerti tentang K3, tujuan dari K3, dan pelaksanaan K3 bisa langsung dilaksanakan siswa. Pelaksanaan K3 juga tidak hanya butuh tentang ilmunya saja tapi dari kesadaran murid itu sendiri.

    BalasHapus
  34. CHISTYA NUR ANNISA (08)
    X-8

    1. ya, K3 singkatan dari kebersihan, keindahan, dan ketertiban.
    2. sudah, contohnya mengadakan piket, dan membuat peraturan tentang kebersihan dalam kelas.
    3. sudah, sekitar 40%.
    4. tidak. karena kita bisa mencari dari buku, internet, majalah, koran, lingkungan dan teman atau keluarga.
    5. saran saya sebaiknya siswa-siswi agar lebih peduli terhadap lingkungan kelas dan menaati peraturan yang ada.

    BalasHapus
  35. MAGHFIRA YUNIARTI
    X-9

    1. Ya, K3 adalah singkatan dari kebersihan, keindahan, dan ketertiban.
    2. ya, sudah dilaksanakan. Seperti melaksanakan piket kelas, dan tertib masuk kekelas saat bel masuk berbunyi.
    3. ya, belajar menjadi lebih nyaman karna bersih. Menurut saya sekitar 70%.
    4. Tidak, karna kita bisa mengetahui tentang K3 dari orang terdekat, masyarakat, sekolah, juga internet dan televisi.
    5. Saran saya, seharusnya siswa dan guru lebih peka mengenai perihal K3, dan dapat membiasakan melaksanakan K3 dikelas/sekolah demi kepentingan bersama.
    4.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komentar ini telah dihapus oleh penulis.

      Hapus
  36. Septia Harbie NK (33) - X-9

    1. Ya saya tahu,K3 singkatan dari : Kebersihan
    Ketertiban
    Keindahan
    2. Ya sudah, contoh Kebersihan : Membuang sampah di kelas.
    contoh ketertiban : Mematuhi peraturan yang berlaku di kelas dan menggunakan seragam+atribut yang lengkap.
    contoh Keindahan : Membereskan bangku-bangku dengan rapih.
    3. Sudah ,kelas terlihat bersih,rapih dan nyaman untuk digunakan KBM.Keberhasilannya sekitar >70%.
    4. Tidak ,selain dari guru plh saya mendapatkan pengetahuan K3 dari media-media seperti internet, koran, dan lain-lain.
    5. Menurut saya perlu adanya kesadaran dari siswa/siswi itu sendiri ,agar suatu keberhasilan K3 dapat diciptakan di sekolah atau khususnya di kelas, karena tanpa adanya kesadaran dari siswa/siswi K3 tidak akan berhasil.

    BalasHapus
  37. Assalamualaikum wr.wb
    Nama : Ardita amaliah K
    Kelas : X-7/08

    1. Ya saya mengetahuinya ,K3 singkatan dari kebersihan,keindahan dan ketertiban.
    2. sudah dilakukan ,contoh yang dilakukan disekolah antara lain menghapus papan tulis,disiplin datang tepat waktu,membuang sampah pada tempatnya,memakai seragam PSAS lengkap,melakukan piket yang telah dijadwalkan,dan sebagainya.
    3. sudah ada hasilnya,kelas menjadi terlihat lebih bersih,indah,menurut saya kurang lebih 75%.
    4. tidak hanya di sekolah saja,saya juga mendapatkan pengetahuan K3 dari orangtua,teman,orang sekitar,media elektronik mau pun cetak yang berhubungan dengan pengetahuan K3.
    5. Kalau menurut saran saya,sebaiknya lebih di tingkatkan kembali pengetahuan K3 untuk motivasi lingkungan bersih agar untuk kitanya juga yang belajar lebih bersemangat untuk menuntut ilmu,mungkin jika pengetahuan K3 dilakukan dengan dibuatnya kelompok peduli lingkungan,permainan,dan sebagainya agar siswa dan siswi senang dan tidak jenuh/tidak bosan untuk lebih mengetahui tentang pengetahuan K3,jadi Jika lingkungan bersih kita bisa belajar dengan aman dan nyaman.

    Trima kasih Bu Tati Hermawati
    Wassalamualaikum.

    BalasHapus
  38. Nama : M Gusti Alif F (33)
    Kelas: X-7

    1. Iya, K3 adalah singkatan dari kebersihan, keindahan, dan ketertiban.
    2. Sudah. Membuang sampah pada tempatnya, menaati peraturannya, menanam tanaman.
    3. Sudah. Belajar menjadi lebih nyaman, enak dipandang, KBM menjadi lebih baik. Sekitar 70% keberhasilan yang dilakukannya.
    4. Tidak. Pengetahuan K3 bisa didapatkan di media elektronik maupun cetak, dari teman, dan dari lingkungan sekitar.
    5. Diberi hukuman atau ancaman agar siswa siswi merasa sadar akan kesalahan yang dilakukan karena bisa membahayakan orang lain. Lebih ditambahkan rasa tanggung jawab dan kedewasaan dengan cara perhatian dari guru dan teman sekitar. Ditambahkan ajang permainan atau reward agar siswa siswi lebih semangat dalam melakukan K3. Lebih ditingkatkan pelajaran tentang Lingkungan.

    BalasHapus
  39. Nama : Tiara Shafira Putri
    Kelas : X-8

    Assalammualaikum wr.wb

    1. Iya, saya mengetahui tentang materi K3 di dalam pembelajaran PLH. K3 itu singkatan dari Kebersihan, Keindahan, dan Ketertiban.

    2. Sudah dilaksanakan, kalau untuk di lingkungan sekolah seperti buang sampah pada tempatnya, tembok di lngkungan sekolah sudah bersih dari coretan.
    kalau di lingkungan kelas seperti, meja dan kursi sudah tidak ada yang mencoret-coret lagi memakai tipeX atau memakai spidol dan sebagainya, papan tulis pun jika guru masuk sudah bersih, ruangan kelas sudah tertata rapih (barang-barang kelas yang yang masih dibutuhkan disimpan di pojokan kelas dengan rapih, itu dilakukan karena tidak adanya lemari), piket kelas.

    3. Sudah ada, kurang lebih sekitar 40%, karena itu semua dibantu oleh siswa-siswi yang sudah mulai sadar akan pentingnya K3 di lingkungan kelas maupun sekolah. Yang sudah dihasilkan dari dilaksanakannya K3 adalah ruangan kelas yang asalnya berantakan menjadi rapih, dikelas pun sudah jarang ada sampah yang bertebaran, siswa-siswi sudah mulai bisa tertib dalam urusan Kerapihan serta Ketertiban dirinya sendiri maupun lingkungan sekitarnya.

    4. Kalau sebelum dijelaskan materinya ya memang saya hanya tau dari guru PLH aja, tetapi jika sudah diterangkan materinya dan jika ingin tau lebih lanjut tentang K3, maka kita bisa mencari di majalah, koran bahkan internet.

    5. Sarannya, jika pelaksanaan K3 di lingkungan sekolah maupun di lingkungan kelas dilakukan yang namanya "JUM'AT BERSIH", maksudnya Jum'at Bersih itu program membersihkan ruangan kelas, seperti piket, hanya ini dilakukan oleh semua murid di kelas, jadi sebelum hari Jum'at nya itu di umukan kepada siswa-siswi di kelas untuk membawa peralatan yang dibutuhkan pada hari Jum'at, misalkan seperti lap dan pembersih kaca untuk membersihkan kaca, pewangi untuk mengepel, pengki, spirtus untuk membersihkan papan tulis dan meja-meja dari coretan TipeX.

    sekian jawaban dan saran dari saya, termakasih.
    Wassalammualaikum wr.wb

    BalasHapus
  40. Astri.Rahmawati
    X7 / 09

    1. iya , kebersihan , ketertiban dan keindahan

    2. Sudah , seperti adanya piket atau mengambil sampah yg berada di sekitar lingkungan dan membuangnya ke tempat sampah

    3. sudah . kelas menjadi bersih dan indah tetapi menurut saya belum 100% karena belum semua siswa melaksanakan k3 dan masih 60% .

    4. tidak , org tua saya pun mengajarkan k3 di lingkungan rumah .

    5. sarannya , perbanyak peraturan k3 disekolah , sesama teman saling mengingatkan , dan dari kesadaran diri . adakan opsih setiap hari .

    BalasHapus
  41. Nama:Desi Wulandri (11)
    Kelas: X-8
    Assalamualaikum. Wr. Wb.

    1. K3 adalah singkatan dari: Kebersihan, Ketertiban, dan Keindahan.

    2. Ya sudah. Contoh untuk dilingkungan sekolah, seperti tembok Toilet yang asalnya penuh dengan coretan sekarang sudah di bersihkan dengan cara di cat kembali. Sedangkan untuk di lingkungan kelas, sebagian siswa sudah menyadari pentingnya menjaga K3 dalam kelas, karena jika kelas bersih dan rapi kelas pun nyaman untuk ditinggali, dan suasan belajar pun bisa lebih baik.

    3. Menurut saya, sekitar 40%. Sebagian siswa sudah menyadari pentingnya menjaga K3. Walaupun sedikit tapi, perubahan ini juga sangat bermanfaat sekali untuk suasana saat KBM berlangsung.

    4. Tidak. Pengetahuan saya tentang K3, saya peroleh selain dari guru PLH di sekolah, juga dari keluarga. Di rumah saya dituntut atau sudah dibiasakan oleh keluarga untuk menjaga K3 rumah. Dimulai dari kebersihan dan ketertiban kamar saya sendiri.

    5. Setiap siswa dalam kelas harus memiliki kesadaran sendiri terlebih dahulu dari dalam dirinya untuk menjaga K3 dalam kelas dan sekolahnya sendiri, karena yang akan menikmati hasilnya adalah kita juga. Sarannya, buat peraturan tentang K3, dan diadakannya kerja bakti seluruh warga sekolah untuk membersihkan dan merapihkan halaman sekolah mulai dari taman, kantin, toilet, perpustakaan, masjid, lapangan sampai kelasnya masing- masing (melap kaca- kacanya, dll).

    Sekian, Terima Kasih.
    Wassalamualaikum. Wr. Wb.

    BalasHapus
  42. Komentar ini telah dihapus oleh penulis.

    BalasHapus
  43. Komentar ini telah dihapus oleh penulis.

    BalasHapus
  44. Nama : Rafi Abdillah Fauzi
    Kelas : X-7


    1)Iya,K3 adalah Kebersihan,Ketertiban,dan Keindahan


    2)Sudah,yaitu melaksanakan piket kelas,membuang sampah pada tempatnya,memakai atribut PSAS lengkap dan lain-lain


    3)Sudah ada hasilnya,contohnya suasana kelas lebih nyaman dan bersih,menurut saya keberhasilannya adalah 70%


    4)Tentu tidak,pengetahuan K3 bisa didapatkan dari orang tua,ajaran agama islam,dan dari media elektronik pun bisa


    5)Saran saya adalah dengan mengadakan program yang menyangkut tentang Kebersihan,Ketertiban,dan Keindahan.Contohnya adalah menanam pohon atau tanaman hijau dan apabila ada yang melanggar atau merusaknya harus dikenakan sanksi

    BalasHapus
  45. 1. Ya, kepanjangan dari K3 adalah kebersihan, keindahan, dan ketertiban
    2. Sudah. Dalam hal kebersihan contohnya membuang sampah pada tempatnya. Dalam hal keindahan contohnya merapikan meja di kelas, . dalam hal ketertiban contohnya seperti menggunakan seragam yang rapi, sopan, dan sesuai dengan peraturan yang ada.
    3. Ada, tapi sejauh ini hasilnya masih kurang memuaskan karena masih banyak siswa yang tidak melaksanakan perilaku K3 dengan baik. Contohnya, beberapa siswa di kelas saya sudah mulai peka terhadap sesuatu yang bertentangan dengan k3 sehingga kelas menjadi lebih rapih dan bersih dari sebelumnya. Menurut saya keberhasilan k3 di kelas saya 45%.
    4. Tidak, pengetahuan tentang K3 juga saya dapat dari media cetak, elektronik, dan teman.
    5. Menurut saya dari pihak sekolah seharusnya bisa lebih tegas, mendisiplinkan siswanya dan mengajarkan siswanya untuk melakukan tindakan K3 yang rill, contohnya mewajibkan setiap kelas untuk melakukan piket kelas dan memberikan reward and punishment yang tegas terhadap kelas yang melaksanakan dan yang melanggar K3, dan juga mewajibkan setiap kelas untuk membersihkan kelasnya masing- masing setelah kegiatan belajar mengajar berakhir, bukannya petugas kebersihan sekolah yang harus membereskan, petugas kebersihan sekolah hanya membereskan bagian lain sekolah seperti lorong, taman, dan lapangan.

    Haitsam Maulana Rizky Novalta
    X6 (10)

    BalasHapus
  46. Dirga Kusuma Putra
    X - 8

    1. ya, K3 merupakan singkatan dari kebersihan, ketertiban, dan keindahan
    2.sudah, seperti mengepel, menyapu, membuat daftar piket, dan dengan tidak mencorat-coret meja belajar
    3.sampai sekarang belum ada hasil yang terlihat secara signifikan tetapi saya mencoba memulai dari diri saya terlebih dahulu, kurang lebih sekitar 10%.
    4.tidak, dari beberapa majalah hijau milik papa saya karena beliau salah satu orang yg suka dengan tumbuh-tumbuhan, dan dari sosialisasi di media massa.
    5.harus segera tersadar dari dalam hati bahwa kebersihan, keindahan, dan ketertiban itu bukan untuk guru, tetapi untuk kita, orang banyak, dan anak cucu kita di masa yg akan datang.

    BalasHapus
  47. Irva Apriza Rufaidah
    X-8
    Assalamualaikum wr. wb.
    jawaban:
    1. ya, K3 adalah singkatan dari Kebesihan, Ketertiban, dan Keindahan.

    2. sudah dilakukan, kebersihan contohnya: membuang sampah di tempat sampah, keindahan contohnya: memberikan meja dengan taplak yang bersih, emmbereskan meja di kelas agar terlihat teratur, ketertiban contohnya: menggunakan seragam dengan lengkap, dan datang kesekolah tepat waktu.

    3. di kelas saya belum terlihat banyak perubahan, karena masih banyak siswa yang belum sadar akan pentingnya K3. menurut saya keberhasilan K3 di kelas saya hanya 48%

    4. tentu saja tidak, dari orang-orang di sekitar saya pun mengetahui K3 jd saya di beritau oleh orang-orang tersebut, lalu juga banyak dari media massa, contohnya: majalah, koran maupun internet.

    5. saran saya adalah, harus ada kesadaran dari setiap individu di kelas. agar K3 terwujud dengan baik dan tanpa ada paksaan dari siapapun.

    BalasHapus
  48. Nama : DEWI RATNASARI ( 17 )
    Kelas : X - 7


    1. Ya , K3 tersebut adalah kepanjangan dari Ketertiban , Kebersihan , dan Keindahan
    2. Sudah , contohnya dengan membersihkan kelas , menjaga keindahan kelas , dan menaati aturan2 yang ada didalam kelas .
    3. Sudah , kelas menjadi bersih , terjaga keindahannya , dan didapatkan suasana belajar yang kondusif bagi siswa . menurut saya sudah mencapai 60%
    4. Tidak , belajar K3 tidak hanya didapatkan dari guru PLH saja , namun kita bisa mendapatkan pembelajaran tentang K3 dari peraturan2 yg ada di dalam keluarga , dan lingkungan sekitar kita . dan dari situlah kita tahu bahwa karna K3 peraturan2 tersebut dibuat .
    5. Pembelajaran K3 didalam kelas harus lebih berwarna lagi , yaitu dengan diadakannya permainan2 tentang pembelajaran K3 tersebut , sehingga para siswa lebih tertarik dan lebih dapat melaksanakan K3 dengan sukses . Dan diadakannya hukuman pada siswa yg melakukan pelanggaran2 terhadap peraturan kelas , sehingga dapat membuat siswa tersebut jera dan tidak berani melakukannya lagi.

    BalasHapus
  49. Komentar ini telah dihapus oleh penulis.

    BalasHapus
  50. Harindiarto R
    Class X-6
    Absent 12
    1.Ya saya tau, K3 = kebersihan,ketertiban,keindahan
    2.Sudah,seperti adanya larangan seperti jangan mencoret-coret ditembok (kalo coret-coret ya di buku sendiri aja lah), tidak nyampah sembarangan, PSAS harus lengkap.
    3.Ada, ya lebih nyaman aja di kelas, 35%
    4.Tidak, banyak referensi yang bisa saya pelajari selain dari pelajaran disekolah seperti PLH.
    5.Ya mungkin harus diberlakukannya Tata tertib lingkungan yang sifatnya tegas dan tentunya harus direalisasikan di sekolah. Tapi pada intinya semuanya kembali kepada kemauan kita sendiri untuk menjadi orang yang tau akan K3 dan mau untuk menjalankannya.

    BalasHapus
  51. Nama : Widia Fitriani
    Kelas : X6

    1.Ya, K3 itu singkatan dari kebersihan,ketertiban dan keindahan.

    2.Ya, contohnya membuang sampah sudah pada tempatnya tidak membuang sampah sembarangan lagi.

    3.Ya,sekitar 75%.

    4.Tidak, saya mendapat pengetahuan itu dari berbagai media cetak dan internet.

    5.Menurut saya, seharusnya peraturan K3 nya lebih ditingkatkan lagi agar terciptanya K3 yang kita inginkan dan juga dilihat dari kesadaran diri menjaga ketertiban,keindahan dan kebersihan kelas serta lingkungan SMAN 9 Bandung lainnya.

    BalasHapus
  52. Nama : Muhammad Ridho
    Kelas : X-9

    1.Ya, K3 itu singkatan dari kata : Kebersihan,Ketertiban,Keindahan
    tapi dari singkatan K3 ada juga yang bilang bahwa K3 itu kepanjangan dari Kebersihan ,Keamanan, dan Kesehatan.

    2.Sudah dilaksanakan,contohnya seperti : tidak mengobrol jika saat guru menerangkan/saat pelajaran berlangsung,membuang sampah pada tempatnya ,merapikan meja/kursi yang tidak beraturan,mengepel ruangan kelas, kelas,tidak berkelahi dengan teman,merapikan baju,dll.

    3.Sudah di kelas sudah ada hasilnya seperti ada nya kesadaran siswa jika melihat sampah yg tergeletak di lantai/jatuh,langsung di buang pada tempat sampah,karna itu lingkungan menjadi lebih bersih,hasilnya sekitar 58%,karna masih ada siswa yg masih belum ada kesadarannya dalam menangani K3.

    4.Tidak,Karena K3 bisa didapatkan dari kehidupan sehari hari tanpa kita sadari/dari Orangtua kita.

    5.Menurut saya,di lingkungan sekolah SMAN 9 Bandung sebaiknya di buat peraturannya secara resmi dan bila ada yang melanggar akan di beri sanksi dan hukuman,kalau di lingkungan kelas sebaiknya ada anggota kelompok K3 yg bisa menegur siswa yg akan membuang sampah sembarangan ,dan daftar piket lebih di tingkatkan lagi pekerjaannya agar lebih bersih.

    BalasHapus
  53. Nama : Audita Ilhami Rifdah
    No. Absen: 05
    Kelas : X-8
    1.Ya, K3 merupakan singkatan dari; Kebersihan, Ketertiban, Keindahan.

    2.Ya, walaupun belum 100% siswa melaksanakan K3. Contohnya adalah; 1. Membuang sampah pada tempatnya, 2.Tidak mengobrol ketika guru sedang menerangkan pelajaran, 3. Menjaga kerapihan bangku, 4.Menjaga kebersihan.
    3.Ya, kelas menjadi lebih nyaman, keributan sedikit demi sedikit mulai berkurang, kepedulian siswa terhadap kerapihan dan kebersihan kelas bertambah. Sekitar 75%.
    4.Tidak. Sejak kecil saya sudah dikenalkan mengenai K3 walaupun tidak secara langsung tetapi dengan nasihat-nasihat orang tua, melihat perilaku orang tua terhadap lingkungan sehingga mulai meniru kebiasaan baik yang peduli terhadap lingkungan. Di TK pun guru mengajarkan saya untuk menjaga lingkungan. Ketika beranjak remaja, saya mulai mengetahui manfaat dari K3 dari internet, majalah, dan sumber infirmasi lain.
    5.Menurut saya, keberhasilan K3 berawal dari kekompakan kelas dengan KM yang selalu tegas dan peduli akan lingkungan. Dengan siswa yang kompak(kompak dalam hal yang positif) dan KM yang tegas, maka K3 dapat terwujud . Kelas juga sebaiknya memiliki jadwal piket harian, walaupun setiap kelas dibereskan OB, karena papan tulis harus selalu dibersihkan ketika sudah penuh, dan sebaiknya kita juga menjaga untuk membuang sampah pada tempatnya. Selain itu semua guru sebaiknya selalu mengingatkan atau menegur siswa-siswi mengenai K3, agar proses belajar mengajar lebih nyaman.

    BalasHapus
  54. 1. ya , ,K3 adalah Kebersihan,Ketertiban,dan Keindahan.
    2. sudah, misalnya
    kebersihan : membuang sampah pada tempatnya, menyapu lantai yang kotor, menghapus papan tulis, membersihkan toilet sesudah buang air
    keindahan : merawat tanaman, menanam pohon, menyiram tanaman, merapihkan tempat duduk, tidak mencorat coret fasilitas sekolah
    ketertiban : mengenakan PSAS lengkap dengan atribut, merapikan PSAS, tidak memakai jaket di lingkungan sekolah, membereskan mukena bila telah menggunakannya, tidak keluar kelas saat guru tak ada di kelas, bila tidak ada guru tidak berisik sehingga tidak mengganggu kelas lain yang sedang belajar, tidak merusak fasilitass sekolah
    3. ada, misalnya membuang sampah sembarangan, sampah di bawah kolong bangku pun mulai berkurang meski masih ada satu dua sampah yang berserakan. Menghapus papan tulis yang kotor. Tidak mencorat coret fasilitas sekolah,. Mengenakan PSAS beserta atribut lengkap, meski masih ada satu dua orang siswa yang masih melanggar. Dll. Kurang lebih 45%.
    4. tidak, saya mendapatkan pengetahuan tentang K3 tidak hanya dari guru plh saja. Pengetahuan K3 saya dapatkan dari keluarga, teman, buku sumber ( buku pelajaran, majalah), internet, televisi, radio, dan lingkungan sekitar.
    5. menurut saya, diri kita sendiri harus sadar terlebih dahulu terhadap lingkungan. Pihak sekolah harus lebih tegas dengan peraturan K3, misalnya diadakan lomba kelas terbersih. Bila salah satu kelas itu menang akan diberikan reward, karena dengan ini siswa pun akan lebih aktif dan rajin membersihkan kelas ( hal ini telah saya praktekan di SMP dulu). Memperbanyak persediaan air, memperbanyak tong sampah, bila masih ada siswa yang masih membuang sampah sembarangan akan dikenakan denda. Uangnya akan digunakan untuk membli peralatan kebersihan lainnya.

    Terimakasih

    Nurfitria x.8 (28)

    BalasHapus
  55. Rani Febriani Hendarman (38)
    X-7

    1. Ya. Kebersihan, Ketertiban, Keindahan
    2. Sudah. Menyapu kelas, Membuang sampah pada tempatnya, Menghapus papan tulis, dll.
    3. Sudah. Kelas terlihat lebih bersih 80%
    4. Tidak. Dari buku, internet
    5. Pembelajaran tentang K3 harus ditingkatkan lagi karena masih ada siswa/i yang kurang peduli dengan lingkungan kelas/sekolah.

    BalasHapus
  56. 1. ya , ,K3 adalah Kebersihan,Ketertiban,dan Keindahan.
    2. lumayan , misalnya mebuamg sampah pada tempatnya, membersihkan papan tulis, menegur murid yang membuang sampah sembarangan, tidak memetik dedaunan.
    3. lumayan, sekitar 70%
    4. tidak, dari buku orang tua juga internet
    5. meurut saya k3 harus ditingkatkan agar lingkungan terlihat barsih indah juga tertib dan itu pun perlu dukungan dari sekolah dan bukan hanya bualan kepala sekolah untuk menarik perhatian murid ataupun guru.

    RADICHA POETRA SAMUDRA (29)
    X-8

    BalasHapus
  57. Karlina Apriliani (15)
    Kelas :X6

    1. Ya, K3 adalah singkatan dari Kebersihan, Ketertiban, Keindahan.
    2. sudah, dengan tidak membuang sampah di mana saja dan menjaga kebersihkan ruangan kelas dengan dibentuknya piket kebersihan kelas, menjaga ketertiban ruangan kelas
    3. sudah, untuk nilai kebersihan ruangan kelas baru 80%, ketertiban 75%, keindahan 80%
    4. tidak, karna K3 sudah saya terapkan dalam kehidupan sehari-hari
    5. untuk keberhasilan K3 di sekolah khusunya ruang kelas diperlukan kepedulian dari seluruh siswa untuk menjaga selalu kebersihan, ketertiban dan keindahan ruang kelas agar nyaman pada saat kegiatan belajar mengajar, dengan mendalami pengetahuan tentang PLH.

    BalasHapus
  58. nama m sidiq gemilar
    kelas x6


    1. k3 yaitu singkatan dari ketertiban kebersiahan dan keindihan
    2.sudah dengan tidak membuang sampah sembarangan dan tidak mengotori bangku .dan kegiatan yang tidak mengotori lingkungan .
    3. sudah seperti membuang sampah ketempatnya yah sekitar 70%
    4.tidak hnya dari guru tetapi dari orang tua yang sudah menerapkan k3 di rumah ,dan dari tetangga tetangga yang sudah menerapkan k3 seperti membersihkan lingkungan dengan gotong royong
    5.demi tercapainya k3 sekolah harus mengadakan penyuluhan terhadap siswa ,dengan pentingnya itu k3 dan juga dan harus dibentuknya piket di kelas dan tidak hanya dibentuk tapi di kerjakan /dijalankan agar dapat tumbuhnya tanggung jawab siswa terhadap k3

    BalasHapus
  59. 1. Ya, kepanjangan K3 adalah Kebersihan, Keindahan, dan Ketertiban
    2. Sudah. Dalam kebersihan contohnya membuang sampah pada tempatnya . Dalam keindahan contohnya merapikan meja kelas dan tidak mencorat coret meja atau kursi maupun tembok kelas. Dalam ketertiban contohnya seperti menggunakan seragam sesuai dengan peraturan yang ada dan tidak merusak fasilitas-fasilitas yang desediakan.
    3. sudah , tapi sampai saat ini hasil yang terlihat kurang signifikan dan kurang memuaskan karena dalam penerapan K3 ini masih kurang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan kurang maksimal. Seperti beberapa siswa di kelas saya sudah mulai melakukan kegiatan kegiatan yang sesuai dengan K3 ini yaitu dengan membereskan meja-meja dan menghapus papan tulis sehingga membuat suasana belajar di kelas menjadi lebih efektif dan nyaman. Menurut saya keberhasilan K3 dikelas saya adalah sekitar 52%.
    4. Tidak, pengetahuan mengenai K3 bisa kita dapatkan dari berbagai macam media , seperti media cetak , media elektronik , dari teman atau keluarga , dan berbagai kegiatan dan atau pengalaman yang telah dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.
    5. Menurut saya pihak sekolah harus bisa lebih tegas dalam mendisiplinkan dan mengajarkan siswanya untuk melakukan tindakan K3 , contohnya mewajibkan setiap kelas untuk melakukan piket kelas , juga KM tiap-tiap kelas harus tegas dalam menindaki orang-orang yang melanggar tindakan K3. Selain itu untuk mendukung keberhasilan penerapan K3 dilingkungan sekolah khususnya lingkungan kelas , kita sebagai siswa haru memiliki rasa sadar diri dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar , jika rasa peduli ini tidak ada dalam diri kita maka kegiatan K3 akan sulit dilakukan.
    DWI SURYA ARTIE (06)
    X6

    BalasHapus
  60. Nama : Salma Ghoribatulloh
    Kelas : X6
    No absen : 32
    1. Ya, saya mengetahui kalau dalam pembelajaran PLH ada materi K3. K3 itu singkatan dari kebersihan, ketertiban dan keindahan.
    2. Sudah dilaksanakan. Di sekolah yaitu dengan dicatnya dinding toilet dan bersihnya lingkungan sekitar sekolah. Di kelas yaitu dengan bersihnya lingkungan kelas, tertibnya proses pembelajaran dan dicatnya bangku yang terdapat di dalam kelas.
    3. Sudah ada, yaitu dalam proses pembelajaran suasana kelas nyaman dan tertib karena kelas bersih dari sampah. Tetapi kelas yang bersih dan nyaman itu hanya saat di pagi hari, karena saat pulang sekolah kelas menjadi kotor dan bangku berantakan. Tingkat keberhasilannya 50%.
    4. Tidak, saya juga mengetahui tentang K3 dari buku dan dari internet. Dari kedua sumber itu saya dapat mengetahui lebih dalam dan lebih paham lagi tentang K3, cara penerapannya dan juga tentang hasil dari K3 itu sendiri. Karena menurut saya belajar itu tidak hanya harus dari guru saja, dari sumber lain juga bisa, karena dengan begitu maka pengetahuan kita akan bertambah banyak.
    5. Saran saya yaitu dengan meningkatkan kesadaran dalam diri setiap siswa. Karena sebaik apapun program K3 yang diterapkan di sekolah dan di kelas, tanpa adanya kesadaran diri dari setiap siswa, maka akan pecuma saja, program yang sudah tersusun dengan baik itu tidak akan berjalan lancar dan mencapai tujuan. Maka dari itu setiap siswa harus memiliki kesadaran akan arti penting lingkungan, karena lingkungan itu merupakan unsur yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Dan manusia juga sangat berpengaruh terhadap baik buruknya kondisi lingkungan.

    BalasHapus
  61. Nama : Sella Tresnia Awani
    Kelas : X-6

    1. Ya, kebersihan, ketertiban, serta keindahan.
    2. Sudah, seperti tidak membuang sampah sembarangan, menyapu dan memungut sampah yang berserakan serta merapihkan bangku yang berantakan agar terlihat lebih indah.
    3. Ada, kebersihan 80%, keindahan 75% serta ketertiban 75%.
    4. Tidak, dari keluarga, buku serta internet terutama keluarga saya yang menuntut agar saya selalu melaksanakan K3 di rumah.
    5. saran saya agar K3 di kelas bisa lebih ditingkatkan karena perilaku manusia sangat berperan untuk lingkungan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komentar ini telah dihapus oleh penulis.

      Hapus
  62. Nama:Rifki Mulyana
    kelas:X-6
    1.iya,kebersihan,ketertiban dan keindahan.

    2.sudah walaupun masih ada beberapa orang yang masih tidak peduli tentang kebersihan kelas,membereskan meja,membuang sampah pada tempatnya,tidak mencorat-coret peralatas kelas.

    3.sudah walopun hasilnya masih kurang baik tetapi menurut saya penerapan K3 bisa ditingkatkan lagi,menurut saya sekitar 45%

    4.tidak,saya bisa saja mencarinya dari koran,internet,bahkan dari orang tua sayapun saya dapat materi K3

    5.menurut saya,peraturan dari sekolah bisa ditegaskan lagi apabila ada siswa yang melanggar peraturan siswa itu harus mendapatkan sanksi yang sudah di janjikan di sekolah/kelas.

    BalasHapus
  63. Komentar ini telah dihapus oleh penulis.

    BalasHapus
  64. 1. iya saya tahu, soalnya saat SMP sudah belajar K3 (Kebersihan,ketertiban,keindahan)

    2.mungkin baru sebagian orang dikelas yg sudah melaksanakan.Contohnya tidak mencoret tembok,membuang sampah pada tempatnya dan menghapus papan tulis setelah pembelajaran selesai.

    3.ya mungkin sudah ada sekitar 40% karena belum semua ikut melaksanakan K3 ini.


    4.tidak hanya dari guru saja, sekarang kan teknologi semakin canggih jadi kita bisa mengetahuinya dari televisi ataupun internet.

    5.Saran dari saya supaya pihak sekolah lebih menyadarkan kepada siswanya agar bisa menerapkan K3 ini.Karena masih kurangnya partisipasi siswa dalam gerakan K3.

    Ghina Nur F
    X-9

    BalasHapus
  65. Fina Septiani
    x-9

    1. iya tau, K3 adalah singkatan dari ketertiban, kebersihan dan keindahan

    2. sudah. contohnya membersihkan kelas, datang tepat waktu agar tidak terlambat, dan merapihkan bangkku di kelas .

    3. sudah, hasilnya siswa yang sering terlambat berkurang, dll . menurut saya kurang lebih sudah 70%

    4. tidak karena pengetahuan K3 dapat dilakukan dan didapatkan dengan cara learning by doing

    5. semua siswa di beri pengarahaan agar sadar akan pentingnya K3 ini dan akhirnya tidak hanya sebagian siswa yang ikut melaksanakannya , tapi semua dapat melaksanakannya .

    BalasHapus
  66. 1. Ya saya tahu.K3 adalah kepanjangan dari kebersihan,ketertiban,keindahan.

    2. Pelaksanaan K3 sudah di lakukan oleh beberapa murid di kelas saya seperti kebersihan: membuang sampah pada tempatnya, ketertiban: tidak gaduh di kelas, keindahan: merapikan posisi kursi di kelas.

    3. Ya pelaksanaan K3 sudah berjalan. keberhasilannya sekitar 65%.

    4. Tidak, pengetahuan K3 kita peroleh tidak hanya dari pembelajaran PLH saja. pengetahuan K3 kita peroleh dari keluarga, rekan, bahkan dari media media massa.

    5. Saran saya agar pelaksanaan K3 dapat berjalan lebih baik lagi dan hasilnya bisa mencapai 100% adalah agar pihak sekolah dapat lebih mendukung warga sekolah untuk melaksanakan K3 dan juga kesadaran siswa terhadap K3 lebih di tingkatkan lagi.

    Muhamad Aura (25)
    X-8

    BalasHapus
  67. 1. Ya, k3 itu Kebersihan, Keindahan dan Ketertiban.
    2. Sudah tapi belum sepenuhnya melakukan K3, contohnya seperti kebersihan : tidak membuang sampah sembarangan; ketertiban : tidak datang membuat kericuhan; keindahan : tidak merusak fasilitas sekolah yang ada.
    3. Sudah tapi belum sepenuhnya terlaksana, 60%.
    4. Tidak, karena K3 bukan hanya dilakukan di sekolah saja ilmu K3 pun bisa di dapatkan di luar pelajaran PLH ataupun di luar lingkungan sekolah. seperti saat sosialisasi dalam kerja bakti kelurahan dan semacamnya.
    5. Diperbanyak sosialisasi tentang K3 terhadap murid agar murid murid semakin sadar pentingnya K3 dalam kehidupan baik di kelas, sekolah, maupun lingkungan yang di datanginya.

    Muhammad Abynagara
    X-7

    BalasHapus
  68. Komentar ini telah dihapus oleh penulis.

    BalasHapus
  69. Mega Mutiara Nur Arrofah Wita (27)
    X-7

    1) Iya saya mengetahui pembelajaran K3 pada PLH, K3 singkatan dari kebersihan, ketertiban, dan keindahan.

    2) Belum semuanya baru sebagian yang terlaksana seperti membersihkan papan tulis setelah pelajaran selesai, tidak mencorat coret atau merusak fasilitas yang diberikan oleh sekolah, dan memakai pakaian yang rapih serta atribut yang lengkap.

    3) Sudah, hasilnya kelas lebih terlihat rapih,bersih, dan indah. serta murid-muridnya menjadi tertib. menurut saya 70% keberhasilannya.

    4) Tidak juga, karena pengetahuan K3 tidak dari guru saja tapi pengetahuan ini bisa dapat dari orang tua,lingkungan sekitar,atau dari media media lain seperti buku.

    5) Menurut saya agar pembelajaran K3 ini berhasil, adanya pengarahan kembali dalam pembelajaran ini, kemudian seringnya praktek agar siswa siswi lebih mengerti, dan paling penting adalah kesadaran dari diri kita dalam menerapkannya.

    BalasHapus
  70. Ichsan Yuridu Firdaus
    X-7

    1)Iya saya mengetahui pembelajaran K3. K3 adalah Kebersihan, Keindahan dan Ketertiban.
    2)Sudah tetapi pelaksanaanya belum maksimal. contohnya seperti kebersihan: membuang sampah pada tempatnya, ketertiban: tidak ribut di kelas dan tidak keluar saat tidak ada guru , keindahan: merapikan kursi di kelas. menghapus papan tulis setelah pelajaran sudah selesai.
    3)Sudah kelas menjadi rapih,bersih,dan tertib. 69%
    4)Tidak, karena pelaksanaan K3 bukan hanya di sekolah saja. kita bisa mendapat pelajaran K3 dari orang-orang terdekat seperti keluarga,teman, dan bahkan dari media massa.
    5)Saran saya K3 harus disosialisasikan, agar lingkungan terlihat barsih indah juga tertib dan itu pun perlu dukungan dari pihak sekolah dan murid.

    BalasHapus
  71. Novi Nurbadriyah
    X6-24

    1. Ya, singkatan K3 yaitu Kebersihan, Ketertiban, Keindahan.
    2. Sudah yaitu dengan membuang sampah pada tempatnya, tidak ribut di kelas, memakai seragam lengkap, tidak mecorat-coret dinding ataupun meja.
    3.Menurut saya sudah tapi masih 70% karena masih banyak siswa yg belum taat.
    4.Tidak, karena pembahasan tentang k3 berlakunya itu tidak hanya dilingkungan sekolah saja. di lingkungan keluarga dan masyarakat pun kita mendapat pengetahuan ttg k3.
    5. Dalam pelaksanaan K3 diperlukan kerjasama penuh antarsiswa. Dan seharusnya diadakan denda ataupun sanksi jika pelaksanaan K3 tidak berjalan dengan baik. Siswa akan lebih taat bila pelaksanaan K3 lebih tegas.

    BalasHapus
  72. dewi damayanti (17)
    kelas: X-10

    1. Ya, singkatan K3 yaitu Kebersihan, Ketertiban, Keindahan.
    2. Sudah, contohnya dengan tidak membuang sampah sembarangan, melaksanakan piket kelas, berpakaian dengan rapi sesuai dengan peraturan di sekolah, tidak merusak fasilitas kelas maupun sekolah, tidak mencorat-coret dinding kelas, datang pada waktunya, dan lain lain.
    3. Sudah, kelas menjadi lebih bersih dan enak dilihat. sekitar 55%
    4. Tidak, karena peljarn plh bisa saya dapatkan dari orgtua serta dari berbagai media seperti media cetak maupun elektronik.
    5. Lebih memperbanyak kegiatan yang berhubungan dengan K3 yang dilaksanakan dengan lebih menarik lagi, agar minat para murid untuk melaksanakan K3 bertambah seperti membuat jadwal piket beserta sanksi jika tidak melaksanakannya, penghargaan untuk kelas terbersih,dan sanksi untuk kelas terkotor dll. Jika K3 telah dilaksanakan dengan baik hasilnya pun akan terlihat dari nyaman tidaknya lingkungan kelas dan sekolah sehingga proses KBM pun dapat berjalan dengan baik dan kegiatan ini harus didukung oleh seluruh warga sekolah khususnya para siswa/i.

    BalasHapus
  73. Maudy Erdriana Putri
    X-7

    1. iya,k3 itu adalah singkatan dari Kebersihan, Keindahan dan Ketertiban.

    2. sudah dilaksanakan tapi belum sepenuhnya ,contoh kebersihan: tidak membuang sampah sembarangan,ketertiban: tidak ribut saat belajar,keindahan: merapikan fasilitas kelas saat pelajaran selesai.

    3. sudah ada hasilnya,kelas menjadi lebih nyaman dan bersih,keberhasilannya baru mencapai 65%.

    4. tidak,selain dari guru PLH saya mengetahuinya dari teman,orang tua,dan lingkungan sekitar saya.

    5. saran saya seharusnya K3 lebih di pertegas lagi peraturannya dan lebih banyak adanya kesadaran dari diri sendiri.

    BalasHapus
  74. Abdillah Bijak
    x-7

    1) ya, kebersihan, ketertiban, keindahan
    2) sudah, contohnya piket, tidak merusak fasilitas kelas, dan berpakaian rapih
    3) sudah, hasilnya tidak ada sampah berserakan di kelas, 70%
    4) tidak, pembelajaran k3 dapat juga kita dapatkan dari orang-orang di sekitar kita atau dari media cetak dan media elektronik
    5) sebaiknya ada hukuman yang agak berat untuk orang yang melanggar k3

    BalasHapus
  75. Rahmie Adie.
    X7-37

    1. Ya,k3 berasal dari kata kebersihan,ketertiban dan keindahan
    2. Sudah contohnya kebersihan:melakukan piket dikelas,membuang sampah pada tempatnya,ketertiban:memakai atribut psas lengkap dan datang ke sekolah tepat waktu,keindahan:membereskan meja dan menghias kelas dengan tanaman hias
    3. Sudah,contohnya dengan adanya jadwal piket dikelas tetapi cara ini masih kurang efektif karena kurangnya kesadaran dari diri sendiri. Tingkat keberhasilan 50%
    4.Tidak,saya mendapat pelajaran k3 dari buku,internet,dan media lainnya.
    5. Saran saya seharusnya pihak sekolah lebih tegas dan sekali kali menyuruh siswanya membersihkan kelas bersama sama karena dengan cara itu siswa akan merasakan bagaimana susahnya membersihkan kelas jadi dia akan berfikir lagi jika akan mengotori kelas.

    BalasHapus
  76. Indhira diya (24)
    x-7

    1) Iya saya mengetahui pembelajaran K3 pada PLH, K3 singkatan dari kebersihan, ketertiban, dan keindahan.
    2) Sudah seperti mebuat hadwal piket untuk memberihkan kelas bergantian.
    3)sudah ada sekitar 70%
    4)tidak hanya dari guru saja tetapi saya mendapakatnya dari orang tua dan lingkungan rumah
    5) diperketat jadwal piket dengan memberi denda bagi yang tidak melakukannya

    BalasHapus
  77. Hakeem Kiko Prayoga
    X6/11

    1.Ya,singkatan dari kebersihan,ketertiban dan keindahan.
    2.Alhamdulillah sudah,seperti tidak membuang sampah sembarangan,tidak membuat keributan di kelas,tidak merusak atau menggambar di dingin kelas.
    3.Sudah,kira-kira sekitar 66%.
    4.Tidak,pengetahuan k3 bisa didapat di lingkungan masyarakat dan keluarga juga.
    5.Seharusnya jika K3 ingin berhasil,semua siswa atau siswi yang berada di dalam kelas maupun di luar kelas harus saling bekerja sama. Dengan cara seperti itu insyaAllah K3 dapat berjalan dengan lancar.

    BalasHapus
  78. 1) Iya , K3 merupakan singkatan dari Kebersihan , Ketertiban dan Keindahan .

    2) Sudah , bila di lingkungan sekolah sudah jelas cara yang paling mendasar untuk menerapkan K3 yaitu dengan cara tidak membuang sampah di sembarang tempat serta menggunakan atribut sekolah sesuai ketentuan yang berlaku . Sedangkan bila dikelas contohnya dengan membuat tata peraturan kelas yang berkaitan dengan K3 seperti tidak mencoret dinding serta meja kelas dengan alat tulis , contoh poin lainnya yaitu tidak membuang bungkus bekas makanan atau sejenisnya di areal kelas . Tata peraturan kelas tersebut juga dilengkapi dengan pengurangan skor setiap membuat suatu pelanggaran , yang bertujuan untuk membuat efek jera bagi para pelanggar peraturan tersebut .

    3) Walaupun baru sedikit , namun jelas sudah ada hasilnya . Setelah tata peraturan kelas tentang K3 mulai dilaksanakan hasilnya mulai terlihat , seperti kelas menjadi lebih bersih dan asri , walaupun presentase keberhasilannya baru 70% . Mengapa baru 70% ? Karena yang terlihat oleh saya pribadi bila pagi hari kelas terlihat sangat bersih , sedangkan siang hari saat pulang sekolah kelas kembali kurang enak dilihat , karena banyaknya sampah yang berserakan .

    4) Tidak , karena pengetahuan tentang K3 bisa saya dapatkan dari berbagai media , baik media cetak maupun media elektronik , serta dari berbagai jenis buku yang berkaitan dengan lingkungan .

    5) Bila ingin berhasil saran saya bila membuat suatu peraturan maka buat pula sanksi yang akan didapat oleh seseorang yang melanggar peraturan tersebut . Tujuannya agar timbul efek jera agar ia tidak mengulangi perbuatannya lagi . Dan bila didalam kelas , contohnya misalkan seorang KM membuat sebuah peraturan yang bertujuan untuk keberhasilan K3 dikelas , maka sebaiknya KM tersebut jangan bosan untuk mengingatkan serta menjelaskan peraturan tersebut berulang kali kepada siswa/i dikelas . Karena semakin sering dijelaskan , maka peraturan tersebut akan lebih diingat oleh siswa/i dikelas tersebut .

    Nama: Muhammad Yasqi A P
    Kelas: X-8
    No Absen: 26

    BalasHapus
  79. Ayu Marluthy
    X7 (12)

    1. saya mengetahuinya. singkatan dari K3 adalah kebersihan, keindahan dan ketertiban.
    2. sudah tapi belum sempurna, seperti mengahpus papan tulis saja.
    3. ada hasilnya hampir 75% siswa/i dikelas saya sudah memakai PSAS lengkap dengan atributnya,
    4. tidak, dari keluarga, lingkungan sekitar, dan internet.
    5. khususnya untuk kelas saya diberikan sanksi yang membuat seseorang itu jera karena melanggarnya.

    BalasHapus
  80. Dhira Fitriadi Korniawan
    X9-06

    Assalamualaikum!

    1.Baru tau sekarang K3 itu apa, tapi dari awal belajar PLH sendiri sudah merasa diarahkan ke penerapan K3. K3 itu singkatan dari Kebersihan, Ketertiban, dan Keindahan.

    2.Alhamdullillah sudah, contohnya seperti membuang sampah ke tempatnya, lalu tidak mencoret meja (meskipun masih ada beberapa yg iseng :D), mengepel lantai kelas bekas air dari atap bocor, dan merapihkan bangku.

    3.Alhamdullillah juga sudah, Kebersihan 45%, Ketertiban 25%, Keindahan 30%. (Semoga kedepannya bisa ditingkatkan lagi)

    4.Tidak, selain di pelajaran PLH juga ada di buku-buku tentang lingkungan, dari tetangga setempat, Pak RT yang sering memberikan penyuluhan tentang K3 setiap jumat pagi,dan internet tentunya. Tapi tentu saja lebih sering dibahas di pelajaran PLH

    5.Sekolah dilihat dari K3 nya agar jadi sekolah panutan dan favorit, Kelas dilihat dari K3 nya agar jadi kelas yang berbeda (di sisi positif nya) dari kelas lain. Jadi kenapa tidak kita terapkan saja K3 nya? :D Semangat go green!
    Balas

    BalasHapus
  81. Asih Pramudya W
    X-8

    1. iya saya tahu, K3 itu kepanjangan dari keindahan,ketertiban, dan kebersihan
    2. Alhamdulillah sudah misalnya ketua murid berinisiatif untuk mencatat siapa saja yang membuang sampah sembarangan dan jika sudah 10 kali peringatan maka murid itu akan diberikan sanksi seperti contohnya denda
    3. sudah mecapai 85%. contohnya para siswa menjadi memiliki rasa enggan dan risih saat akan melakukan pelanggaran
    4. tidak karena dalam keluarga pun pasti diajarkan karena keluarga adalah subjek yang paling dominan untuk membentuk anak menjadi orang yang sadar dan peduli k3
    5. dengan cara membuat peraturan yang hukumnya wajib dilaksanakan oleh seluruh siswa agar kegiatan k3 menyebar dan tidak hanya sebagian yang menjalankannya

    terimakasih, wassalam

    BalasHapus
  82. 1. Ya, K3 itu kebersihan, ketertiban, dan keindahan

    2. Sudah meskipun belum terlalu terlihat hasilnya seperti sekedar membuang sampah pada tempatnya, dll

    3. Sudah ada tapi kira-kira baru 50%

    4. Tidak, sumber K3 juga bisa didapat dari keluarga, lingkungan setempat, maupun media

    5. Sekolah dan kelas harusnya sama-sama diterapkan K3 agar hasilnya pun sama-sama maksimal dan terlihat indah secara bersamaan

    Piter Yonatan Andreas
    X-9/29

    BalasHapus
  83. Rengganis Yuqisakinatannissa Anjani (35)
    X-8

    1. Iya sudah, K3 itu singkatan dari Kebersihan, Ketertiban, dan Keindahan.

    2. Iya sudah, contohnya menghapus papan tulis setelah pelajaran selesai, melaksanakan piket kelas setiap harinya, datang tepat waktu, membuang sampah pada tempatnya.

    3. Sudah ada, sekitar 40% karena masih banyak siswa yang belum melaksanakan K3.

    4. Tidak, kita bisa mendapatkan pengetahuan tentang K3 dari keluarga, lingkungan sekitar, dan berbagai media lainnya.

    5. Sebaiknya penerapan K3 di sekolah dan khususnya di dalam kelas harus lebih ditingkatkan lagi.

    BalasHapus
  84. 1. Tidak banyak, singkatan K3 itu adalah Kebersihan, Ketertiban, & Keindahan.

    2. Mungkin siswa siswi yang lain sudah melaksanakan K3, tapi saya hanya baru melakukan hal kecil seperti membuang sampah pada tempatnya.

    3. Menurut pengelihatan saya, kelas tidak selalu tampak bersih, tapi seringnya sih bersih, ya mungkin kotor juga karena ulah saya, dan menurut penilaian saya, hasilnya sudah 60%

    4. Tidak juga, karena kita bisa browsing tentang K3 dan kita juga dapat mengetahuinya dari mediamedia lainnya.

    5. Kalau untuk lingkungan sekolah, mungkin membuang sampah pada tempatnya juga sudah berpengaruh, dan untuk K3 di kelas, mungkin lebih rajin piket kelas(tapi saya tidak pernah piket) dan menaruh tanaman di depan kelas.

    Kheiril Haq X-8

    BalasHapus
  85. Nama: Aulia Nurul Husna
    Kelas : X-7
    No. Absen: 11

    1. Iya tau, ketertiban, kebersihan, keindahan
    2. Sudah
    - piket membersihkan kelas
    - melengkapi alat alat kebersihan kelas
    - berpakaian psas lengkap
    3. Sudah sekitar 65%
    4. Tidak, ada dari keluarga dan lingkungan sekitar kita
    5. Ada kesadaran dari diri kita sendiri untuk mewujudkan K3

    BalasHapus
  86. Chika Luthfia
    X-7 (16)
    1. Ya K3 adalah Kebersihan, Ketertiban, Keindahan.

    2. Sudah seperti contohnya membersihkan kelas, membuang sampah pada tempatnya, tidak mencoret-coret tembok, kursi, dan bangku sekolah, berpakaian psas lengkap.

    3. Sudah kelas menjadi lebih bersih dan rapih walaupun tidah sepenuhnya kurang lebih 75%.

    4. Tidak hanya dari guru PLH tetapi dari keluarga, lingkungan sekitar, media elektronik, media cetak, dan internet.

    5. Menurut saya K3 harus lebih ditingkatkan lagi dengan kesadaran sendiri dan adanya sanksi yang tegas jika ada yang melanggar.

    BalasHapus
  87. Yolitaeka Sapta
    X-7/42

    1. Ada, singkatan K3 yaitu Kebersihan, Ketertiban, Keindahan.
    2. Sudah, misalnya kelas kami mengadakan piket yang aktiftasnyamembersihkan area kelas contohnya : menghapus papan tulis, menyapu, dan lain lain.
    3. Sudahcukup bersih dan rapi walaupun belum maksimal, sekitar 65%nya bersih.
    4. Tidak, di OSIS pun saya belajar K3 misalnya menjaga kebersihan ruang OSIS.
    5. K3 perlu ditingkatkan lagi dan dimulai dari kesadaran kita sendiri, jangan gengsi menerapkan K3 di sekolah khususnya di kelas.

    BalasHapus
  88. nama: anisa endahsari
    kls :x-7
    absen :06

    1.ya tau , kebersihan keindahan dan ketertiban
    2.sebagian sudah , adanya daftar piket, menghapus papan tulis, menyapu kelas.
    3.sudah, itupun hanya 50% karena yang hanya dilakukan membersihkan kelas dan membersihkan diluar ruangan kelas saja .
    4.tidak hanya dari guru plh saja dikeluarga pasti sudah mengenal kebersihan,ketertiban,dan keindahan .
    5. adanya keinginan dan kekompakan untuk bekerja sama untuk menerapkan k3 tersebut karena sekarang masih banyak yang kurang peduli .

    BalasHapus
  89. nama: agung bangun subhakti
    kelas: x-7
    absen : 03

    1. ya, kebersihan,keindahan,ketertiban.
    2.menurut saya, hanya sebagian yg melaksanakan K3, adanya jadwal pembagian tugas piket di kelas.
    3.sudah, hanya 30% yg melaksanakan K3 di dalam kelas. seperti menghapus papan tulis, dan membuang sampah yg berserakan dalam kelas.
    4.tidak, karena di lingkungan sekitar, terutama keluarga saya di ajarkan tentang K3.
    5.saran saya, sebaiknya para siswa di ajarkan tentang pentingnya K3 di masa yang akan datang , dan sebaiknya juga para siswa di ajarkan bahayanya bagaimana jika mereka tidak melaksanakan K3.

    BalasHapus
  90. Kurnianto Utomo Putra
    X6

    Assalamuallaikum wr.wb

    1. Ya, saya telah mengetahui tentang pembelajaran K3, yang singkatannya dari Kebersihan, Ketertiban & Keindahan.
    2. Beberapa siswa, termasuk saya sudah melaksanakan kegiatan K3 ini, seperti menjaga kebersihan, kerapihan di dalam kelas dan mencoba untuk memperindah mitra kelas.
    3. Sudah, seperti selalu menjaga ketertiban di kelas, menghapus papan tulis setelah selesai pembelajaran, & kebersihan kelas. Saya kira kegiatan K3 ini dalam kelas sudah mencapai 80%, dikarenakan pembelajaran K3 ini belum diterapkan secara sempurna di setiap individu.
    4. Disetiap individu seharusnya sudah sadar diri akan kegiatan K3 ini. Tidak hanya dari seorang guru, pengarahan dari orang tua juga harus dimaksimalkan kepada lingkungan sekitar.
    5. Saran saya untuk selalu diupayakan melaksanakan K3 pada setiap individu, khususnya di dalam kelas dan lingkungan sekolah, supaya menjadi lingkungan yang berseri, yang selalu diharapkan oleh bersama, Amien...

    BalasHapus
  91. 1.ya, ketertiban kebersihan dan,keindahan.
    2.sudah, contohnya tertib membuang sampah pada tempatnya, tidak mencorat-coret bangku, menjaga agar kelas tetap tertib tidak ribut.
    3. sudah, siswa tetap menjaga kebersihan kelas dengan tidak membuang sampah dikelas dan tidak mencorat-coret kelas setelah bangku sudah dicat, hasilnya mungkin sudah tampak sampai 60%.
    4.tidak, karena ada orangtua yang mengajarkan untuk melaksanakan k3, dan ilmu agama juga mengajarkan kita tentang k3.
    5. sebaiknya kebersihan kelas oleh sekolah jangan di serah terimakan kepada petugas kebersihan saja dan bila bisa tahun depan adakan jumsih(jumat bersih) kegiatannya membersihkan kelas oleh siswa dikelas tersebut sehingga anggota kelas tersebut bisa sadar akan kepentingan k3 didalam kelasnya.

    Reza Agika Putra
    Kelas X-6
    No. absen 28

    BalasHapus
  92. Komentar ini telah dihapus oleh penulis.

    BalasHapus
  93. Rd. Mohammad Gilang Abdurahman
    10-6
    26
    1.Ya, saya sudah mengetahui K3. K3 adalah singkatan dari Ketertiban,Keindahan,dan Kebersihan.
    2.Sudah,contoh dalam ketertiban adalah tertib pada saat KBM,contoh dalam kebersihan adalah membuang sampah pada tempatnya,contoh keindahan adalah penataan tanaman yang rapi di depan kelas.
    3.Lumayan ada hasilnya.Kira-kira 60%.
    4.Tidak dari guru saja, bisa dari media cetak, media elektronik,keluarga dan lain-lain.
    5.Saran saya adalah pembelajaran K3 harus lebih ditingkatkan lagi dan dipraktekan oleh setiap individu yang ada di sekolah agar sekolah ini menjadi bersih,indah,tertib,dan lebih sehat.

    BalasHapus
  94. Rhyzky Pratama
    10-6
    29
    1.ya, K3 merupakan singkatan dari Ketertiban,Keindahan,dan Kebersihan sebuah slogan untuk lingkungan.
    2.ketertiban, contohnya tertib mematuhi peraturan tata tertib mengenai kebersihan, kebersihan contohnya menjaga lingkungan sekitar dan sadar lingkungan agar tetap bersih. keindahan contohnya merawat tanaman dan menjaganya.
    3. hasilnya kira-kira 40%.
    4. tidak hanya dari guru, dari media lain pun bisa.
    5. saran saya pembelajaran K3 harus lebih diwajibkan dan jika diijinkan saya ingin membuat poster tentang K3.

    BalasHapus
  95. Erina Ayundari
    X-6

    1. ya, K3 merupakan singkatan dari Ketertiban,Keindahan,dan Kebersihan sebuah slogan untuk lingkungan.
    2. kebersihan, contohnya tidak membuang sampah sembarangan, menjaga lingkungan agar tetap bersih, dan merawat lingkungan sekitar.
    3. hasilnya kira-kira 70%
    4. tidak hanya peran guru, namun peran media sosial pun bisa, contohnya saja dari media elektronik atau dari media cetak.
    5. saran saya, pembelajaran K3 harus lebih di tingkatkan agar lingkungan disekitar kita menjadi indah, nyaman dan bersih dari berbagai macam penyakit.

    BalasHapus
  96. Nama:Aruni Azizah(03)
    Kelas: X-8
    Assalamualaikum. Wr. Wb.

    1.Iya, K3 merupakan singkatan dari Kebersihan , Ketertiban dan Keindahan .
    2.Sudah, contohnya seperti dilarang membuang sampah dikolong bangku, dan jika murid melakukannya, KM akan menghukum dengan cara denda, ada juga dgn cara piket setiap harinya, membuang sampah pada tempatnya dan berpakaian dgn benar.
    3.Sudah, kelas menjadi lebih rapi, bersih dari sampah,dan teratur. menurut saya sudah 80%
    4.Tidak, di keluarga ataupun lingkungan rumah mengajarkan dan mengharuskan untuk hidup bersih, tertib, dan indah (K3)
    5. Mungkin alangkah baiknya pembelajaran K3 lebih ditigkatkan lagi dan siswa lebih di beri pengarahan tentang K3 ini agar siswa tahu bahwa kebersihan, ketertiban, dan keindahan itu penting.

    BalasHapus
  97. Reinaldo Henry W
    X-8
    31

    1. K3 adalah singkatan dari Ketertiban,Keindahan,dan Kebersihan.
    2. Sudah tetapi pelaksanaanya belum maksimal.Semua warga kelas sudah berusaha maksimal dalam melaksanakan K3.Contohnya dalam kebersihan : tidak membuang sampah sembarangan,tidak mencorat-coret meja atau kursi.Keindahan : dengan menyimpan tanaman didepan kelas.
    3. Menurut saya,hasilnya baru mencapai 72%
    4. Tidak hanya guru yang berperan untuk memberi pelajaran K3.Tetapi keluarga,masyarakat,teman-teman,dan media massa mereka juga turut mengenalkan K3.
    5. Saran saya,sebaiknya K3 harus lebih ditingkatkan lagi,dan kesadaran dalam diri sendiri untuk K3 juga harus ditingkatkan.Agar lingkungan sekitar sekolah ataupun kelas menjadi lebih indah,bersih,dan nyaman.

    BalasHapus
  98. 1. Ya, kepanjangan dari K3 adalah kebersihan, keindahan, dan ketertiban
    2.Sudah, seperti membuang sampah pada tempatnya,mengerjakan piket kelas,menjaga kebersihan lingkunngan sekitar,merawat lingkungan.
    3.Sudah, sekitar 60%
    4 Tidak hanya dari guru melainkan media cetak dan elektronik juga turut berperan dalam hal ini
    5.Saran saya adalah dengan diadakannya kegiatan kebersihan secara berkala untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kebersihan

    BalasHapus
  99. Shinta Dea Globulina
    X-6
    Absen : 34

    1. Ya, K3 singkatan dari kebersihan, ketertiban, keindahan .
    2. Sudah, tetapi ada juga murid yang masih tidak mau melakukan K3 . Contohnya : Kebersihan, dilarang membuang sampah sembarangan, dilarang mencorat-coret meja, kursi dan dinding.Keindahan, menyimpan tanaman dan merawatnya.Ketertiban, dilarang pergi dalam jam pelajaran meskipun tidak ada guru.
    3. Kira-kira hasilnya 65%
    4. Tidak, kita juga bisa belajar K3 dari lingkungan sekitar kita dan orang tua kita pun mempunyai peran untuk mengajarkan kita tentang K3.
    5. Saran saya agar para siswa sadar bahwa lingkungan sangat penting bagi kehidupan sebaiknya K3 harus lebih di tingkatkan lagi.

    BalasHapus
  100. Hadyan Kamaluddin
    X-8
    17

    1. Di pelajaran PLH terdapat pelajaran K3. Sedangkan singkatan K3 adalah Kebersihan, Keindahan, Ketertiban.

    2. Di sekolah K3 belum terlaksana dengan baik. Sebagian warga SMA 9 Bandung ada yang sudah sadar dengan K3 tetapi lebih banyak yang belum sadar akan K3. Contohnya dalam kebersihan: banyak yang masih buang sampah sembarangan. Keindahan: kelas masih belum banyak aksesoris seperti tirai. Ketertiban: jika guru tidak ada di kelas, murid masih banyak yang diluar kelas.

    3. Menurut saya hasilnya baru mencapai 46%.

    4. Tidak hanya guru yang memberikan pendidikan tentang K3 tetapi keluarga, teman, lingkungan rumah, dan media massa pun ikut mengenalkan apa itu K3.

    5. Saran saya, seharusnya K3 harus lebih ditingkatkan lagi. Jangan hanya murid dan petugas kebersihan sekolah saja yang ikut dalam melaksanakan K3, tetapi seluruh warga sekolah pun harus ikut melaksanakan K3 agar lingkungan sekolah menjadi lebih bersih, indah dan tertib. Jika perlu, diadakan kerja bakti dalam membersihkan sekolah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. gilang sakti rukmana
      x-7
      20

      1. Ya,K3 merupakan singkatan dari Kebersihan,Keindahan dan Ketertiban.

      2.sudah, Membuang sampah pada tempatnya, tidak membuat gaduh atau keributan saat pelajaran berlangsung, tetap berpakaian rapih saat awal sekolah hingga berakhirnya sekolah.

      3. Sudah, kelas sudah terlihat bersih,rapih dan nyaman, kurang lebih sekitar 60%

      4. Tidak, saya kebanyakan mendapatkan dari internet

      5. Pelajaran K3 di sekolah sudah baik, tetapi masih kurang kesadaran untuk melakukan kegiatan K3 karena biasanya harus ada 'dampak'nya dulu baru mau bekerja.

      Hapus
  101. jeihan Aliyya Nurrahmah
    X-9
    absen 19


    1. ya, saya tahu. K3 singkatan dari Keindahan, ketertiban dan kebersihan.
    2. ya, sudah. seperti membuang sampah pada tempatnya, menghapus papan tulis, datang tepat waktu, berpakaian rapih dan lengkap dengan atributnya.
    3. lumayan ada hasilnya, kelas terkadang terlihat bersih. kirakira 67%.
    4. tidak hanya dari guru saja tapi saya menetahuinya juga dari orang-orang terdekat seperti orang tua, teman dan saudara.
    5.saran saya sebaiknya lebih ditingkatkan lagi agar kegiatan K3 juga dapat dilaksanakan dengan baik.

    BalasHapus
  102. 1. Tentu saja saya mengetahuinya, K3 merupakan singkatan dari Kebersihan, Keindahan, Ketertiban
    2. K3 sudah dilaksanakan di sekolah dan terutama di kelas, namun hanya beberapa orang yang menerapkan, contoh pelaksanaan K3 di kelas dan di sekolah yaitu siswa tidak membuang sampah sembarangan, melainkan membuang pada tempat sampah yang tidak penuh, apabila penuh terus cari tempat sampah , kemudian tidak menulis atau mengotori meja kursi, tembok, WC dan tempat lain dalam lingkungan sekolah dengan spidol, tipe ex, cat/pilox, dan alat lainnya, tidak merusak kelengkapan kelas, hiasan dan tumbuh-tumbuhan yang ada dilingkungan sekolah. Serta melakukan piket yang sudah dijadwalkan dan disepakati.
    3. Menurut saya, belum. Karena apabila dilihat kelas begitu kotor dengan sampahnya yang berserakan, kemudian meja guru yang berantakan, dan papantulis yang tidak bersih saat guru sudah masuk ke kelas. Meskipun ada siswa yang mengambil sampah yg ia lihat di lantai, atau menegur temannya yang membuang sampah sembarangan, jadi tingkat keberhasilannya hanya sekitar 40%.
    4. Tidak. Secara tidak langsung kita belajar PLH dari orangtua yang mungkin sudah mengajarkan kita untuk laksanakan K3, meski kita tak menyadarinya karena masih kecil, misalnya sejak kecil orang tua menyuruh kita untuk buang sampah ke tempat sampah , atau merapikan tempat tidur setiap pagi, dll. Kemudian dari tokoh agama( penceramah/ustad/da’i/guru spriritual,dsb.) yg selalu menyampaikan tentang K3 secara tidak langsung di berbagai kesempatan(saat ceramah, acara di tv,dsb.) contoh: khotib jum’at membagi ilmu mengenai Tuhan yang cinta kebersihan dan kemudian keluarlah misalnya sebuah hadis “kebersihan sebagian dari iman”
    5. Saran saya untuk keberhasilan penerapan K3 adalah gunakan ATURAN yang ketat dan tegas serta mengikat misalnya timbulkan efek jera, kemudian PENYULUHAN di setiap kesempatan, lalu lengkapi FASILITAS misalnya contoh kecil dalam toilet, kadang tak ada air sehingga salah satu aspek bahkan semua aspek dalam K3 hilang. Dan mungkin yang cukup efektif berdasar pengalaman saya adalah IMBALAN, misalkan tiap minggu adakan lomba berhadiah kelas terbersih,terrapih dan terindah.

    NAMA : IVALDY GESCA DEANDRA
    KELAS : X-8
    ABSEN:21

    BalasHapus
  103. Fani Apriyani
    X-8

    1. Ya, K3 singkatan dari kebersihan, keindahan, dan ketertiban.
    2. Sudah. Contohnya seperti membuang sampah pada tempatnya, meguikuti peraturan kelas yg telah dibuat dan disepakati bersama oleh siswa/i X-8
    3. Sudah, namun hanya sekitar 35% saja. Keberhasilannya seperti sebagian siswa/i menyadari akan kebersihan sehingga membuang sampah pada tempatnya.
    4. Tidak, bisa diperoleh dari media cetak maupun elektronik ataupun dari teman/keluarga.
    5. Menurut saya, agar K3 bisa berhasil dilaksanakan, kesadaran diri sendiri adalah kuncinya. Karena dengan kita merubah perilaku kita akan mudah melaksanakan K3, naun bukan keterpaksaan untuk mengejar nilai saja. Tapi harus ada hasilnya untuk bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

    BalasHapus
  104. Nama : Muh. Abid S.
    Kelas : X-6
    Absen : 21
    1. Ya , saya mengetahuinya K3 merupakan singkatan dari Kebersihan , Keindahan , dan Ketertiban.
    2. Menurut saya sudah , namun pelaksanaannya belum optimal baik dari siswa itu sendiri maupun seluruh warga sekolah.Contoh pelaksanaannya antara lain adalah misalnya yang paling umum , membuang sampah pada tempatnya sedangkan yang lainnya seperti menjaga kebersihan dan keindahan kelasnya masing-masing dengan cara piket dan tidak merusak fasilitas yang sudah ada.
    3. Menurut saya K3 di kelas sudah dilaksanakan , tapi hanya beberapa orang yang telah melaksanakannya seperti membuang sampah pada tempatnya , tidak mencoret-coret bangku , menjaga agar fasilitas yang ada tidak rusak , dll.Mengenai persentase keberhasilannya sekitar 50%.
    4. Tidak , secara tak langsung kita telah mengetahuinya dalam kehidupan sehari-hari.Contoh yang pertama adalah dari keluarga , keluarga kita selalu mengajarkan kita tentang kehidupan yang bersih dan disiplin.Kedua adalah melalui teman sebaya kita seperti teman kita selalu mengingatkan kita agar tidak membuang sampah sembarangan.Selanjutnya adalah melalui masyarakat seperti banyak orang selalu mengingatkan kita agar menjaga kebersihan.Yang terakhir adalah melalui media , baik madia cetak dan media elektronik seperti banyak sekali iklan-iklan yang menyuarakan agar kita selalu menjaga kebersihan dan memakai benda-benda yang ramah lingkungan.
    5. Saran saya untuk bisa terwujudnya K3 secara optimal dalam kehidupan sehari-hari adalah dengan menyelenggarakan penyuluhan pada setiap golongan masyarakat dan memunculkan event-event yang bertemakan K3 , selain bertema K3 event tersebut harus bisa membangkitkan rasa cinta akan lingkungan.

    BalasHapus
  105. Boby Rahman P X-8 (06)

    1)K3 adalah ketertiban , keberishan dan keindahan dan di
    pelajaran lingkungan hidup itu ada .

    2)sudah , dengan piket dan juga dengan adanya slogan slogan atau himbauan untuk menjaga lingkungan sudah ada , namun belum ter realisasikan

    3)sudah , sekarang kelas lebih bersih dan juga mulai merapikan bangku bangku agar enak dipandang hampir 70%

    4)tidak , dari lingkungan sekitar terutama lingkungan rumah dan lain lain

    5)saling mendukung satu sama lain dan satu visi yang apabila sudah satu mudah menjalankan sesuatu dengan lancar.

    BalasHapus
  106. 1.Ya saya tahu.K3 adalah kepanjangan dari kebersihan,ketertiban,keindahan.

    2. Ya sudah ,tapi hanya beberapa orang saja yang melaksanakannya.contohnya membuang sampah,tdk mencoret-coret meja/tembok,tidak berisik saat pelajaran berlangsung .

    3. Ya sudah,kelas menjadi lumayan bersih . menurut saya hasilnya baru mencapai 60% ,karena tidak semua siswa melakukannya.

    4. Tidak hanya dari guru PLH saja,biasanya informasi tentang PLH dapat ditemukan di media masa seperti internet. Terkadan juga saya dapat mengetahui tentang hal-hal mengenai PLH dari keluarga atau teman.

    5. Saran saya adalah,supaya K3 dapat berjalan dengan baik .Adalah dengan diadakan kegiatan kebersihan dengan teratur,dan juga para siswa harus lebih mendukung dengan kegiatan K3 ini. Agar para siswa sadar ,bahwa kebersihan lingkungan (K3) sangat penting bagi kita semuanya

    Rr. Rizky Dyah Triwahyuni
    X-6 (31)



    2. Pelaksanaan K3 sudah di lakukan oleh beberapa murid di kelas saya seperti kebersihan: membuang sampah pada tempatnya, ketertiban: tidak gaduh di kelas, keindahan: merapikan posisi kursi di kelas.

    3. Ya pelaksanaan K3 sudah berjalan. keberhasilannya sekitar 65%.

    4. Tidak, pengetahuan K3 kita peroleh tidak hanya dari pembelajaran PLH saja. pengetahuan K3 kita peroleh dari keluarga, rekan, bahkan dari media media massa.

    5. Saran saya agar pelaksanaan K3 dapat berjalan lebih baik lagi dan hasilnya bisa mencapai 100% adalah agar pihak sekolah dapat lebih mendukung warga sekolah untuk melaksanakan K3 dan juga kesadaran siswa terhadap K3 lebih di tingkatkan lagi.

    BalasHapus
  107. 1. Ya, K3 adalah singkatan dari Kebersihan, Keindahan, dan Ketertiban.
    2. Sudah ada yang melakukannya, seperti tertib dalam berseragam, membuang sampah pada tempatnya,dan tidak merusak fasilitas sekolah.
    3. Sudah ada, siswa di kelas saya lebih menghargai lingkungan dan lebih tertib,seperti membuang sampah pada tempatnya.Presentase keberhasilannya sekitar 50%.
    4.Tidak,saya juga mendapatkan pembelajaran PLH secara tidak langsung dari kelurga, masyarakat, dan teman saya.Saya juga mendapatkannya dari berbagai media seperti buku, internet, koran, dan lain-lain.
    5. Seharusnya peraturan kelas dan sekolah lebih ditingkatkan lagi efektivitasnya. Karena banyak peraturan yang hanya menjadi peraturan biasa tanpa dilaksanakan dan tidak ditegakan.Juga bisa dengan metode pembelajaran PLH di luar kelas seperti pembelajaran ke Kebun Binatang Bandung yang ada pada pelajaran biologi.

    Nama: Welly Pramana Putra
    Kelas: X-8

    BalasHapus
  108. Nama:muhammad rizky fadhlurrahman
    kelas: x-8
    Absen: 27

    1.Ya, k3 itu singkatan dari kebersihan,keindahan, dan ketertiban.
    2.Sudah, contohnya seperti tidak mencoret coret meja, menaati aturan sekolah dan kelas, dan membuang sampah pada tempatnya.
    3.sudah, menurut saya hanya sekitar 45%. Keberhasilannya seperti siswa/i yang memakai sepatu hitam, memasukkan seragam.
    4.Tidak, kita bisa mendapatkannya dari media, media elektronik, keluarga, dan teman.
    5.Membuat aturan tentang k3, tetapi semua dimulai dari diri kita sendiri.

    BalasHapus
  109. Yustie Amanda F. M (40)
    kelas: X.6
    1. Ya, K3 yaitu singkatan dari ketertiban, kebersihan dan keindahan.
    2. Sudah, pelaksanaannya yaitu: membuang sampah di tong sampah; menjaga ketertiban kelas agar siswa nyaman dalam belajar; tidak mencoret-coret bangku maupun tembok.
    3. Sudah, keberhasilannya baru mencapai 65%
    4. Tidak hanya dari guru PLH, saya juga mendapatkan pengetahuan tersebut dari media elektronik, media cetak, orangtua dan juga dari diskusi bersama teman.
    5. Saran saya yaitu dengan meningkatkan pemahaman siswa akan K3 dan bisa mempraktekkan K3 tersebut agar dapat tercipta lingkungan yang tertib, bersih dan indah.

    BalasHapus
  110. 1.Ya, saya tau K3 itu ada singkatan dari ketertiban,kebersihan,dan keindahan.
    2.sudah, contoh pelaksanaannya misalkan dengan membuang sampah pada tempatnya, tidak mencoret-coret meja di kelas, menaati aturan sekolah
    3.sudah, menurut saya sekitar 50%, siswa yg memakai sepatu hitam dan baju dimasukan ataupun yang sudah tidak mencoret-coret meja.
    4.tidak, tidak hanya guru yang mengajarkan PLH saja pengetahuan juga dapat didapatkan pada media elektronik, media cetak, ataupun diskusi dengan teman.
    5.keinginan para siswa untuk melaksanakan K3 demi terciptanya kelas atau lingkungan yang tertib, bersih dan indah dan itupun juga dimulai dari diri kita sendiri.
    Cep Ahmad (X-8)

    BalasHapus
  111. Assalamualaikum Wr. Wb.
    Bu maaf, ini pakai blog teman, soalnya salah password terus.
    Nama: Sri Wulan Wahyuni (40)
    Kelas: X- 8

    1.ya, ketertiban, kebersihan dan keindahan.

    2. sebenarnya ada yg sudah ada juga yg belum karena di kelas masih terlihat kotor dan blm tertib contoh: ada yg buang sampah langsung di peringatkan,jika ada yg ngobrol ketika sedang belajar langsung disuruh diam dan lain-lain.

    3. sudah, hasilnya hanya orang2 yg sadar akan kebersihan lah yg jika melihat ada sampah atau apapun langsung dibuang ke tempat sampah dan kelas terlihat rapi,25 %.

    4.tidak, dari orang lain dan orang tua atau teman2 terdekat.

    5. membuat resapan air agar tidak banjir, menyediakan tempat sampah yg banyak,membuat daftar piket lagi, menghukum orang yang tidak mau piket,istirahat tidak berada di dalam kelas agar kelas tetap bersih dan rapi,banyak menanam pohon atau tanaman yg dapat meresap air, membuang sampah pada tempatnya dll.

    BalasHapus
  112. Komentar ini telah dihapus oleh penulis.

    BalasHapus
  113. 1.Iya ada, kebersihan, keindahan, dan ketertiban
    2.Sudah, misalkan tidak boleh membuang sampah di bawah kursi, memakai seragam ketentuan dari sekolah dan tidak mencorat coret kursi
    3.Pertama diadakannya peraturan tersebut memang sangat baik tetapi lama kemudian peraturan tersebut memudar, mungkin keberhasilannya hanya 55%
    4.Tidak kita bisa belajar dari internet, orang sekitar dan orang tua
    5.Harusnya siwa/siswi bisa dibuat taat kepada aturan agar lingkungan kelas maupun lingkungan sekitar sekolah dapat bersih.

    ali s basit
    (x-8)

    BalasHapus
  114. Nama:Cahya Gumilar
    Kelas:X-6

    1.ya, ketertiban kebersihan dan,keindahan.
    2.sudah,beberapa contoh kecilnya adalah membuang sampah pada tempatnya,tidak mencorat-coret bangku/tembok
    3.sudah ada,sekitar 73%
    4.tidak,karena dari orangtuapun saya bisa mendapatkan materi K3 ini
    5.saran saya adalah bisa memperketat lagi sanksi yang dibuat dikelas/sekolah dan saling bahu membahu untuk menyadarkan teman-teman kita agar jangan sampai lupa dengan pentingnya K3

    BalasHapus
  115. Solina Andiesta Putri
    X-8

    1. Ada. Kebersihan, kesehatan, keindahan.

    2. Ya menurut saya sih baru 30% berjalan. Slah satunya kebersihan yang baru jalan, itu juga belum semuanya murid atau siswa di kelas saya menyadari pentingnya kebersihan. Jujur, saya sudah melaksanakannya bu. Seperti buang sampah pada tempatnya, kalau saya ada sampah tetapi tidak ada tempat sampah, saya simpan dulu di tas. Malah sampai tas saya penuh sama sampah yg hampir lupa untuk dibuang. Hehehe

    3. Saya sudah katakan di nomor 2, kira-kira baru 30% an bu. Kadang anak laki-laki yg masih belum menyadari pentingnya K3.

    4. Tidak bu, karena dirumah saya sudah diterapkan K3 dari orang tua dan juga dari keluarga. Saya suka dilarang buang sampah sembarangan, dan harus tetap bersih dirumah (jangan jorok), tiap hari saya sudah biasakan bangun jam setengah 5 untuk menyapu rumah. Menyiram tanaman anggrek dll itu biasanya saya lakukan 2hari sekali di sore hari.

    5. Saran saya, harus lebih ditingkatkan kembali. Ibu harus lebih tegas lagi dalam menangani anak-anak yang masih belum menyadari pentingnya K3. Dan harus dibiasakan menjalani K3 sejak dini. Daripada menyesal nantinya.

    Trims.

    BalasHapus
  116. Septi Intan Solichah (38)
    X - 8

    1. Ya, K3 merupakan singkatan dari Ketertiban, Kebersihan , dan Keindahan.
    2. Sudah, meskipun belum sepenuhnya dilakukan. Beberapa contoh K3 adalah.
    -Ketertiban: Menaati peraturan sekolah seperti kelengkapan atribut, tidak terlambat datang ke kelas, dsb.
    -Kebersihan: Membuang sampah pada tempatnya, menjaga kelas dari bau tidak sedap.
    -Keindahan: Tidak mencoret-coret fasilitas kelas.
    3. Baru sekitar 40%. Masih banyak siswa yang belum sadar akan pentingnya K3 dalam lingkungan kelas.
    4. Banyak sumber yang saya dapatkan untuk pengetahuan K3. Baik dari keluarga, teman-teman, guru mata pelajaran lainnya, media (internet, televisi, surat kabar) dll.
    5. Agar K3 dapat berhasil di dalam kelas, seharusnya sanksi yang dilakukan bagi pelanggar aturan sangatlah berat, agar si pelanggar dapat merasa jera dan tidak mengulang kesalahannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. 1.ya, k3 adalah kebersihan,keindahan,ketertiban
      2.sudah, membersihkan kelas,meyapu, mengahapus ppan tulis,menyapu,merapikan bangu dan atau kursi dll
      3. sudah berkisar 80% yg mulai peduli terhadap lingkungan sekitar, terutama kelas
      4.tidak. bisa melalui buku,keluarga,internet. karena dari internet pun kita bisa mendapat pengetahuan dan wawasan yg lebih luas mengenai lingungan.
      5.untuk lebih ditingkatkan dan di terapkan pada kehidupan sehari hari agar lingkungan sekolah terutama kelas dapat lebih terawat dan nyaman untuk digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. tingkatkan dan pertahankan kebersihan mulai dari sekarang.
      bella citra belinda (13)
      x7

      Hapus
  117. 1.ya, k3 adalah kebersihan,keindahan,ketertiban
    2.sudah, membersihkan kelas,meyapu, mengahapus ppan tulis,menyapu,merapikan bangu dan atau kursi dll
    3. sudah berkisar 80% yg mulai peduli terhadap lingkungan sekitar, terutama kelas
    4.tidak. bisa melalui buku,keluarga,internet. karena dari internet pun kita bisa mendapat pengetahuan dan wawasan yg lebih luas mengenai lingungan.
    5.untuk lebih ditingkatkan dan di terapkan pada kehidupan sehari hari agar lingkungan sekolah terutama kelas dapat lebih terawat dan nyaman untuk digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. tingkatkan dan pertahankan kebersihan mulai dari sekarang.
    bella citra belinda (13)
    x7

    BalasHapus
  118. Komentar ini telah dihapus oleh penulis.

    BalasHapus
  119. 1. ya saya tahu , ketertiban , kebersihan dan keindahan.
    2. Sudah , membuang sampah pada tempatnya dan tidak merusak atau mencoret coret bangku atau tembok sekolah
    3. Sudah , keberhasilannya menurut saya sekitar 55%
    4. Tidak , pengetahuan tentang K3 bisa saya dapatkan dari media cetak , elektronik , lingkungan , dan diskusi dengan teman teman.
    5. Saran saya agar kegiatan K3 berhasil adalah dengan cara meningkatkan pemahaman siswa tentang K3 , melakukan praktek K3 setiap seminggu sekali , dan memasukkan peraturan K3 dalam peraturan sekolah.

    Rizky Prihandoko
    (X-7)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nama: m.andrieyanto
      Kelas: x-7

      1. Ya. K3 adalah kebersihan, keindahan dan ketertiban.
      2. Sudah, seperti membuang sampah ke tong sampah, dan masih banyak lagi.
      3. Sudah kelas pun menjadi, nyaman, dan rapi. Mungkin sudah lumayan berhasil.
      4. tidak, pengetahuan K3 tidak hanya saya dapatnya dari guru PLH saja, tetapi juga dari orang tua, orang orang sekitar saya, buku buku, media cetak maupun di media elektronik pun saya bisa mendapatkan pelajaran tentang K3.
      5. Saran saya untuk keberhasilan program K3 di Sekolah terutama di Kelas adalah kita harus sadar akan pentingnya mengaplikasikan program K3 di lingkungan sekolah khususnya lingkungan kelas,karena hal itu dapat berdampak baik juga bagi siswa - siswi yang melakukan program tersebut. Selain itu para siswa juga harus memiliki jiwa "Pro Lingkungan" agar program K3 terlaksana dengan sebaik mungkin..

      Hapus
  120. Nama : Mochamad Nur Fauzi
    Kelas : X - 8

    1. Ya, singkatan dari Ketertiban, Kebersihan, dan Keindahan.

    2. Sudah, namun hanya masih sebagian dari kebanyakan orang. Contohnya menjaga kenyamanan, dan kebersihan kelas, walaupun kadang terabaikan.

    3. Sudah, misalnya tidak terlalu ribut ketika ada guru yang mengajarkan. Keberhasilannya menurut saya masih sekitar 45%.

    4. Tidak, saya mendapatkan pengetahuan tentang K3 tidak hanya dari guru saja, melainkan dari orang tua juga, teman-teman, dan media-media.

    5. Dimulai dari kelas, harus ada yang mempeloporinya terlebih dahulu, agar lama kelamaan dapat menyebar, memang tidak sebentar, tapi menurut saya harus bertahap, dan harus ada juga guru-guru, kepala sekolah yang mendukung agar untuk masa depan sekolah ini menjadi lebih bersih lagi.

    BalasHapus
  121. Nama : Sopia Nabila Tazkiyatunnisa (35)
    kelas : X-6

    1. Ya, K3 merupakan singkatan dari Kebersihan, Ketertiban, dan Keindahan.
    2. Sudah dilaksanakan di lingkungan sekolah maupun dalam kelas. Contoh pelaksanaan K3 yang sering dilakukan pada kehidupan sehari-hari yaitu membuang sampah pada tempatnya serta mengikuti/mematuhi peraturan kelas yang telah disepakati bersama.
    3. Sudah, namun hanya 50% saja. Didalam kelas jarang terlihat sampah-sampah yang berserakan di bawah kursi yang dapat mengakibatkan ketidaknyamanan saat dilaksanakannya proses belajar.
    4. Tidak, pembelajaran K3 dapat diperoleh dari sumber sumber lain seperti pada media cetak contohnya surat kabar, media elektronik contohnya artikel-artikel yang terdapat di internet, serta kedua orangtua.
    5. Dapat dilakukannya edukasi-edukasi yang dapat mengarahkan para siswa/siswi untuk mencintai lingkungannya dan tentunya yang dapat menyadarkan para siswa/siswi akan pentingnya lingkungan bagi keberlansungan hidup manusia.

    BalasHapus
  122. Nama : Mufti Ali (24)
    Kelas : X-8


    1. Ya, K3 berasal dari singkatan Kebersihan, Ketertiban, dan Keindahan.

    2. Sudah, seperti membuang sampah pada tempatnya, tidak merusak tanaman yang ada di halaman atau di lingkungan sekolah.

    3. Sudah, namun hanya 60% saja. Sudah ada peningkatan dalam penerapan K3 di kelas namun tetap saja ada sampah yang berserakan di dalam kelas.

    4. Tidak, saya mendapatkan pengetahuan K3 tidak hanya dari guru PLH saja namun dari sumber-sumber lain juga seperti media cetak.

    5. Salah satu cara menerapkan K3 di dalam kelas misalnya membuat peraturan di dalam kelas agar menjaga dan memelihara kelasnya sendiri, apabila peraturan tersebut dilanggar maka akan mendapatkan sanksi dan peraturan ini pun harus dilakukan secara tegas.

    BalasHapus
  123. delvinda
    x-8

    Nama: Delvinda Maldini
    Kelas: x-8

    1. Ya. K3 adalah kebersihan, keindahan dan ketertiban.
    2. Sudah, seperti membuang sampah ke tong sampah, tidak mencorat coret dinding, bangku dan meja kelas, dan masih banyak lagi.
    3. Sudah kelas pun menjadi tertib, nyaman, dan rapi. Mungkin sudah ada 70% hasil keberhasilannya.
    4. Tidak, pelajaran PLH saya dapatkan juga dari orang sekitar seperti keluarga dan teman. Selain itu saya dapatkan dari media cetak yaitu Koran, majalah dan buku. Juga media elektronik yaitu radio dan televise.
    5. Menurut saya, seharusnya diperbanyak peraturan dan sanksi yang tegas. Juga jangan lupa saling mengingatkan. Selain itu bisa juga diadakan “ JUMSIH “ yaitu jumat besih dimana siswa diharuskan membawa peralatan kebersihan dan semua warga sekolah wajib membersihkan semua lingkungan yang ada di sekolah.

    BalasHapus
  124. Nama: m.andrieyanto
    Kelas: x-7

    1. Ya. K3 adalah kebersihan, keindahan dan ketertiban.
    2. Sudah, seperti membuang sampah ke tong sampah, dan masih banyak lagi.
    3. Sudah kelas pun menjadi, nyaman, dan rapi. Mungkin sudah lumayan berhasil.
    4. tidak, pengetahuan K3 tidak hanya saya dapatnya dari guru PLH saja, tetapi juga dari orang tua, orang orang sekitar saya, buku buku, media cetak maupun di media elektronik pun saya bisa mendapatkan pelajaran tentang K3.
    5. Saran saya untuk keberhasilan program K3 di Sekolah terutama di Kelas adalah kita harus sadar akan pentingnya mengaplikasikan program K3 di lingkungan sekolah khususnya lingkungan kelas,karena hal itu dapat berdampak baik juga bagi siswa - siswi yang melakukan program tersebut. Selain itu para siswa juga harus memiliki jiwa "Pro Lingkungan" agar program K3 terlaksana dengan sebaik mungkin..

    BalasHapus
  125. Elsa Ahadiati
    X.6

    1. Ya, K3 adalah singkatan dari Kebersihan, Ketertiban, dan Keindahan.
    2. Sudah, contohnya bila ada sampah berserakan siswa selalu membuang sampah ketempatnya dan membuat kelas menjadi bersih dan indah.
    3. Sudah, kelas menjadi rapi dan bersih. Persentasenya sekitar 80%
    4. Iya
    5. Sarannya lebih memperdalam pelajaran tentang K3 agar pelaksanaannya sesuai dengan keinginan.

    BalasHapus
  126. pega rosmayanti
    x.6

    1. Ya, K3 adalah singkatan dari Kebersihan, Ketertiban, dan Keindahan.
    2. sudah, contohnya sudah bisa menyadari akan kebersigan lingkungan kelas.
    3. sudah kelas kelas menjadi kelihan rapih dan bersih persentasenya 85%
    4. iya
    5. sarannya harus saling mengingatkan akan kebersihan

    BalasHapus
  127. Yovita Aurora
    X-6

    1.Ya, K3 adalah singkatan dari Kebersihan , Ketertiban , dan Keindahan .

    2.Sudah , misalanya dengan cara membuang sampah pada tempatnya , agar kelas lebih menjadi bersih , indah dan nyaman .

    3.Sudah , kelas jadi lebih menjadi bersih dan nyaman . sekitar 70% .

    4.tidak , saya juga mendapat dari orang tua , buku , dan orang orang di lingkungan sekitar .

    5.saranhya siswa harus lebih sadar tentang pentingnya k3 dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari .

    BalasHapus
  128. Mutia shafira
    X-6

    1.Ya,K3 singkatan dari Kebersihan , Ketertiban , dan Keindahan.
    2.sudah, contohnya bila ada sampah berserakan siswa selalu membuang sampah pada tempatnya dan membersikan papan tulis dengan menghapusnya setiap jam pelajarannya.
    3.sudah keberhasilan menurut saya sudah 75%
    4.tidak, kita bisa mendapatkan pembelajaran K3 dari mediamasa dan masyarakat dan orang orang sekitar kita.
    5.Saranya siswa harus lebih meninjau tentang K3 supaya berhasil dalam melakukan K3 tersebut terutama di lingkungannya.

    BalasHapus
  129. Rendy ocktariansyah
    X-8

    1.Ya, K3 adalah singkatan dari Kebersihan , Ketertiban , dan Keindahan .
    2.sudah contohnya mengecat dinding yang kena banyak coretan supaya orang yang lihat dinding itu akan berasa senang.
    3sudah,kelas terasa segar dan nyaman ,persentase nya menurut saya 80%
    4.tidak, pengetahuan K3 tidak hanya saya dapatnya dari guru PLH saja ,bisa dari masyarakat dan orang orang di sekitar kita
    5.saranya ,saling mengingatkan bahwa kepentingan kebersihan lingkungan berarti menyelamatkan banyak nyawa manusia dan alam semesta ini .

    BalasHapus
  130. Meistina Saskia
    X-7 (28)

    1. Ya, K3 singkatan dari kebersihan, keindahan, ketertiban.
    2. Sudah, contohnya membuang sampah pada tempatnya, mengenakan atribut sekolah dengan lengkap, tidak merusak tanaman yang telah ada ataupun fasilitas sekolah yang lainnya.
    3. sudah,hasilnya jauh terlihat lebih nyaman, bersih, indah. Persentasenya sekitar 75%
    4.Tidak, pengetahuan mengenai K3 tidak hanya melalui guru PLH saja, bisa saja dari lingkungan sekitar, ataupun dari media lainnya.
    5.Caranya antara lain harus dimulai dari kesadaran diri masing-masing dari seluruh warga sekolah atau warga kelas.

    BalasHapus
  131. Nama : Amiera Fadhel Al-Amrie (02)
    Kelas : X-8


    1. Ya, K3 adalah singkatan dari kebersihan, keindahan, dan ketertiban.
    2. Sudah, contoh dari kebersihan : membuang sampah pada tempatnya. Contoh dari keindahan : tidak mencorat-coret fasilitas sekolah. Sedangkan contoh dari ketertiban : memakai PSAS yang lengkap dengan atribut, baju seragam tidak di keluarkan, menjaga fasilitas dan kebersihan lingkungan sekolah.
    3. Sudah. Meski belum begitu tertib, tetapi sudah mulai terlihat dan sudah banyak yang menerapkan. Hasilnya sudah sekitar 70%.
    4. Tidak. Saya mendapat pengetahuan mengenai K3 bukan hanya dari guru PLH saja, namun saya mendapat pengetahuan itu dari media cetak, teman, maupun internet.
    5. Saran saya untuk keberhasilan K3 di sekolah khususnya di kelas yaitu dengan cara saling mengingatkan sesama teman, karena dari sanalah kita dapat terbiasa untuk selalu menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

    BalasHapus
  132. Nama : Amiera Fadhel Al-Amrie (02)
    Kelas : X-8


    1. Ya, K3 adalah singkatan dari kebersihan, keindahan, dan ketertiban.
    2. Sudah, contoh dari kebersihan : membuang sampah pada tempatnya. Contoh dari keindahan : tidak mencorat-coret fasilitas sekolah. Sedangkan contoh dari ketertiban : memakai PSAS yang lengkap dengan atribut, baju seragam tidak di keluarkan, menjaga fasilitas dan kebersihan lingkungan sekolah.
    3. Sudah. Meski belum begitu tertib, tetapi sudah mulai terlihat dan sudah banyak yang menerapkan. Hasilnya sudah sekitar 70%.
    4. Tidak. Saya mendapat pengetahuan mengenai K3 bukan hanya dari guru PLH saja, namun saya mendapat pengetahuan itu dari media cetak, teman, maupun internet.
    5. Saran saya untuk keberhasilan K3 di sekolah khususnya di kelas yaitu dengan cara saling mengingatkan sesama teman, karena dari sanalah kita dapat terbiasa untuk selalu menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

    BalasHapus
  133. 1.iya, kebersihan, keindahan, dan ketertiban.
    2.sudah, menjaga ketertiban dan membersihkan kelas.
    3.sudah, semakin bersih dari hari ke hari. sudah75%.
    4.tidak,dari berbagai media
    5.teman harus saling mengingatkan dan diadakannya sanksi.

    BalasHapus
  134. NAMA : AJI PANGESTU
    KELAS : X-7
    NOMOR ABSEN : 4

    1.ya,K3 adalah singkatan dari kebersihan,keindahan,dan ketertiban.
    2.sudah walaupun hasilnya belum begitu maksimal,contohnya memakai atribut lengkap.
    3.sudah,menurut saya presentasenya sekitar 70%.
    4.tidak,karena selain dari guru PLH, saya juga dapat mengetahuinya dari internet.
    5.menjadikan K3 sebagai budaya semua siswa.

    BalasHapus
  135. Nama : Mochamad Elang
    Kelas : X-6

    1. Iya saya mengetahui, Singkatan K3 itu adalah Kebersihan, Ketertiban,dan Keindahan.
    2. Sudah sebagai contoh menbuang sampah ke tong sampah, mengikuti pelajaran dengan tertib, dan tidak mencoret-coret dinding kelas.
    3. Sudah lumayan, Hasilnya kelas menjadi lebih bersih, siswa menjadi tepat waktu saat akan mengikuti pelajaran, dan kelas menjadi indah. Menurut saya sudah 70%.
    4. Tidak, Bisa dari mana saja misalnya dari orangtua, televisi, dan koran.
    5. Saran saya memberi sanksi tegas bagi pelanggar agar tidak mengulangi perbuatannya lagi selain itu perlu adanya kesadaran diri sendiri untuk keberhasilan K3.

    NB: Maaf Bu Tati saya telat

    BalasHapus
  136. Komentar ini telah dihapus oleh penulis.

    BalasHapus
  137. Muhammad Rofi Febriansyah
    X-9/25

    1. Ya, Kebersihan Ketertiban Keindahan
    2. Sudah, seperti membuang sampah pada tempatnya, menghapus tulisan pada papan tulis, dkk.
    3. Lumayan, meskipun belum terlalu terlaksana dengan baik. kira-kira 50 %
    4. Tidak, bisa saja dari orang tua, keluarga, buku, dan lain-lain
    5. Beri sanksi kepada orang yang melanggar agar K3 dapat terlaksanakan dengan baik.

    BalasHapus
  138. Dimas Erlangga
    X-7

    1 . Ya , K3 adalah Kebersihan , Ketertiban , Keindahan .

    2 . sudah , membuang sampah pada tempatnya , sebelum meninggalkan kelas untuk pulang merapihkan tempat duduk , merapihkan meja guru , menghapus papan tulis .

    3 . Ya , kelas terlihan lebih bersih , menurut saya sekitar 75% .

    4 . Tidak , karna orangtua saya sudah menerapkan K3 dari saya kecil , selain keluarga saya juga mendapatkan informasi tentang K3 dari media elektronik maupun media cetak .

    5 . Kita harus membiasakan melakukan K3 dari hal-hal yang mudah terlebih dahulu , karna dengan itu kita dapat membiasakan diri untuk melakukan K3 . Dan jika ada siswa yang melanggar sebaiknya kita ingatkan terlebih dahulu , jika dengan peringatan masih melanggar sebaiknya di beri sangsi .

    BalasHapus
  139. Aghnia Mukhlissari (02)
    X-7

    1. Ya, kebersihan, keindahan, dan ketertiban.
    2. sudah, tidak merusak tanaman, fasilitas sekolah, tidak membuang sampah sembarangan.
    3. ya sudah, sekitar 70%
    4. tidak, hal itu bisa didapatkan dari berbagai sumber seperti internet, dll.
    5.dimulai dari sendiri untuk membiasakan diri dengan K3, lalu dengan warga sekolah lainnya.

    BalasHapus
  140. M Fahad Fauzan (31)
    X-7

    1. Iya, K3 singkatan dari kebersihan, keindahan, ketertiban.
    2. Sudah, contohnya membuang sampah pada tempatnya, mengenakan atribut sekolah dengan lengkap, tidak merusak tanaman yang telah ada ataupun fasilitas sekolah yang lainnya.
    3. sudah,hasilnya jauh terlihat lebih nyaman, bersih, indah. Persentasenya sekitar 85%
    4.Tidak, pengetahuan mengenai K3 tidak hanya melalui guru PLH saja, bisa saja dari lingkungan sekitar, ataupun dari media lainnya.
    5.Caranya antara lain harus dimulai dari kesadaran diri masing-masing dari seluruh warga sekolah atau warga kelas dan juga harus didukung dari pihak sekolah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komentar ini telah dihapus oleh penulis.

      Hapus
  141. Aldhilaldho I.S
    X-7


    1. ya saya tahu , ketertiban , kebersihan dan keindahan.

    2. Sudah , membuang sampah pada tempatnya dan tidak merusak atau mencoret coret bangku atau tembok sekolah

    3. Sudah , keberhasilannya menurut saya sekitar 55%

    4. Tidak , pengetahuan tentang K3 bisa saya dapatkan dari media cetak , elektronik , lingkungan , dan diskusi dengan teman teman.

    5. Saran saya agar kegiatan K3 berhasil adalah dengan cara meningkatkan pemahaman siswa tentang K3 , melakukan praktek K3 setiap seminggu sekali , dan memasukkan peraturan K3 dalam peraturan sekolah.

    BalasHapus
  142. Jati Kurnia.S
    X-7

    1. ya K3 merupakan kepanjangan dari Ketertiban, kebersihan, Keindahan
    2. ya K3 di SMAN 9 sudah dilaksanakan meski belum terlaksana sepenuhnya , dan masih ada beberapa siswa yang melanggar contah-contoh K3 di kelas seperti : melaksanakan kerja piket, menata perabot-perabot yang ada di kelas termasuk meja-meja guru dan siswa, merapihkan baju seragam yang kita pakai
    3.sudah, menurut saya K3 di kelas harus lebih di canangkan lagi
    4. tidak hanya dari guru PLh , K3 juga sebenarnya bisa di dapatkan dari berbagai media seperti internet, radio, dll
    5. Menurut saya, K3 di kelas perlu di tindak tegas bagi yang melanggarnya dan prilaku K3 harus di biasakan dari lingkungan keluarga sampai umum jadi kita akan terbiasa melakukan prilaku K3

    BalasHapus
  143. Hamzah Arya
    X.7

    1. Ya , K3 tersebut adalah kepanjangan dari Ketertiban , Kebersihan , dan Keindahan

    2. Sudah , contohnya dengan membersihkan kelas , menjaga keindahan kelas , dan menaati aturan2 yang ada didalam kelas .

    3. Sudah , kelas menjadi bersih , terjaga keindahannya , dan didapatkan suasana belajar yang kondusif bagi siswa . menurut saya sudah mencapai 75%

    4. Tidak , belajar K3 tidak hanya didapatkan dari guru PLH saja , namun kita bisa mendapatkan pembelajaran tentang K3 dari peraturan2 yg ada di dalam keluarga , dan lingkungan sekitar kita . dan dari situlah kita tahu bahwa karna K3 peraturan2 tersebut dibuat .

    5. Pembelajaran K3 didalam kelas harus lebih berwarna lagi , yaitu dengan diadakannya permainan2 tentang pembelajaran K3 tersebut , sehingga para siswa lebih tertarik dan lebih dapat melaksanakan K3 dengan sukses . Dan diadakannya hukuman pada siswa yg melakukan pelanggaran2 terhadap peraturan kelas , sehingga dapat membuat siswa tersebut jera dan tidak berani melakukannya lagi.

    BalasHapus
  144. Yuni Nurul
    x-9
    1. betul, K3 adalah singkatan dari Kebersihan, Ketertiban, dan Keindahan.
    2. Sudah dilaksanakan di lingkungan sekolah baik di dalam kelas maupun di lingkungan sekolah seperti tidak boleh telat masuk sekolah jika telat tidak boleh masuk atau mengikuti pelajaran, membuang sampah pada tempat sampah. banyak nya pohon-pohonan sehingga sekolah menjadi sejuk dan indah serta nyaman.
    3. Sudah,tetapi hanya 25% karena masih ditemukan sampah yang berserakan.
    4. Tidak, pembelajaran K3 dapat diperoleh dari orang tua, dari kaka, media elektronik contohnya artikel-artikel yang terdapat di internet.
    5. dibuatlah poster-poster lingkungan untuk menjaga kebersihan, adanya hukuman sanksi yang lebih ketat.

    BalasHapus
  145. M Rubby Risdiansyah (26)
    X-9

    1. Ya, K3 adalah singkatan dari Kebersihan, Ketertiban, dan Keindahan.
    2. Mungkin sebagian besar sudah dilaksanakan oleh beberapa murid karena saya masih menmukan beberapa siswa yang melanggar seperti mencorat coret bangku, membuang permen karet di bawah meja dan lain lainnya.
    3. Sudah ada diantaranya mulai mengurangnya penggunaan kantong plastik. Mungkin hanya 40% karena masih banyaknya bungkus makanan yang berserakan seusai istirahat.
    4. Tidak, orang di sekitar kita pun bisa memberi pelajaran tentang K3 tersebut. Lalu ada sebuah toko yang jika ingin memakai kantong dari toko tersebut maka si pelanggan harus membayar lebih untuk menggunakan kantong dari toko tersebut
    5. Mungkin aturan mengenai K3 lebih diperketat atau guru guru lebih sering melakukan sosialisasi mengenai K3 tersebut

    BalasHapus
  146. Ferry Fajar Ramadhan X-9
    1. Ya, K3 adalah singkatan dari Kebersihan, Ketertiban, dan Keindahan.
    2. Sudah,contohnya membuang sampah pada tempatnya,dan membersihkan kelas.
    3. Sudah tapi belum sepenuhnya dilaksanakan,65%
    4.tidak, pembelajaran K3 bisa di dapatkan dari teman kita ato orang orang terdekat kita yang sering ada dengan kita,contohnya orangtua teman di sekolah dan lain-lain.
    5.Membuat sanksi yang lebih ketat
    5.

    BalasHapus
  147. Andres Teguh / X-9

    1.K3 yaitu pengertian dari Kebersihan, Ketertiban, dan Keindahan.
    2. Sudah, Beberapa seperti membuang sampah yang berceceran di kelas, tidak mencoret tembok atau bangku kelas, berpakaian rapih, sopan terhadap guru di yang sedang mengajar.
    3. Sudah, kelas jadi tampak bersih, wangi, lebih enak di pandang, dan nyaman untuk belajar. Persentase nya hanya 35% menurut saya karena masih banyak siswa-siswi yang mengabaikan K3 ini.
    4. Menurut saya tidak hanya dari guru PLH saja, dari orang tua, teman-teman,dan orang di sekitar saya pun bisa mendapatkan proses K3. Karena K3 sangat Penting bagi kehidupan manusia.
    5. Saran saya yaitu lebih mengutamakan tentang K3 ini dan terus mengingatkan kepada siswa-siswi nya agar tidak mengabaikan K3 tersebut. Karena banyak siswa dan siswi yang mengerti K3 tapi tidak melakukannya dengan spontan. Sekian terimakasih.

    BalasHapus
  148. KEINDAHAN
    Keindahan atau keelokan merupakan sifat dan ciri dari orang, hewan, tempat, objek, atau gagasan yang memberikan pengalaman persepsi kesenangan, bermakna, atau kepuasan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, keindahan diartikan sebagai keadaan yang enak dipandang, cantik, bagus benar atau elok. Keindahan dipelajari sebagai bagian dari estetika, sosiologi, psikologi sosial, dan budaya. Sebuah “kecantikan yang ideal” adalah sebuah entitas yang dikagumi, atau memiliki fitur yang dikaitkan dengan keindahan dalam suatu budaya tertentu, untuk kesempurnaannya.
    KEBERSIHAN
    Kebersihan adalah keadaan bebas dari kotoran, termasuk di antaranya, debu, sampah, dan bau. Di zaman modern, setelah Louis Pasteur menemukan proses penularan penyakit atau infeksi disebabkan oleh mikroba, kebersihan juga berarti bebas dari virus, bakteri patogen, dan bahan kimia berbahaya.
    Kebersihan adalah salah satu tanda dari keadaan higiene yang baik. Manusia perlu menjaga kebersihan lingkungan dan kebersihan diri agar sehat, tidak bau, tidak malu, tidak menyebarkan kotoran, atau menularkan kuman penyakit bagi diri sendiri maupun orang lain. Kebersihan badan meliputi kebersihan diri sendiri, seperti mandi, menyikat gigi, mencuci tangan, dan memakai pakaian yang bersih.
    KETERTIBAN
    keadaan menjadi lebih tenang, damai, aman, dan sentosa. Bahkan, dengan adanya ketertiban itulah terselenggaralah kehidupan di dunia dan alam semesta ini.

    BalasHapus
  149. M Syarif H
    X-9

    1. ya K3 itu adalah ketertiban, kebersihan, dan keindahan.
    2. Sudah, Membersihkan kelas, menghapus papan tulis. Presentase nya 68%.
    3. Kelas menjadi bersih, siswa tertib dalam mematuhi peraturan dan sudah mulai membiasakan membuang sampah pada tempatnnya.
    4. Tidak, Karena kita bisa mendapatkan K3 dari teman, keluarga, dari media elektronik sama media cetak.
    5. Saran dari saya siswa harus tertib mematuhi peraturan yang sudah di buat dan siswa harus memebiasakan membuang sampah pada tempat nya. Sekian terima kasih bu .

    BalasHapus
  150. Nama : Lavinda H. Firdaus
    Kelas: x-6

    1. Ya, K3 singkatan dari ketertiban, kebersihan, dan keindahan.
    2. sudah, contohnya dengan membersihkan kelas, membiasakan membuang sampah pada tempatnya, menyimpan tanaman dalam pot di kelas,
    berpakaian rapi serta atreibut lengkap, dan menghapus papan tulis.
    3. Ya sudah ada, sekitar 75% K3 sudah dilaksanakan di dalam kelas.
    4. Ya hanya dari guru PLH saja.
    5. Lebih baik setiap siswa mengerjakan tugas-tugasnya dengan baik, seperti mengerjakan piket rutin, agar ruangan kelas sebagai tempat pembelajaran menjadi nyaman dan bersih.

    BalasHapus
  151. nama; WIDA RISJAYANTI .N
    kelas;X6
    no absen;36
    1.IYA KETERTIBAN KEBERSIHAN KEINDAHAN
    2.SUDAH, BUANG SAMPAH PADA TEMPATNYA, MENGHAPUS PAPAN TULIS,
    3.SUDAH KELAS MENJADI RAPIH DAN TERATUR 75%
    4.TIDAK, DARI KELUARGA LINGKUNGAN SEKITAR DAN EDUKASI YG DIBERIKAN OLEH ORANG LAIN
    5.SARAN DARI SAYA KITA HARUS BANYAK MELAKUKAN KEGIATAN YG PEDULI LINGKUNGAN TERUTAMA UNTUK LINGKUNGAN KELAS YG LEBIH KECIL LINGKUNGANNYA

    BalasHapus
  152. AJENG PERMATASARI RIZKIANI - X6/02

    1.Tahu, k3 kalau ga salah itu kebersihan, keindahan, ketertiban.
    2. Di sekolah belum terlaksana dengan baik, karena masih banyak sampah yang berserakan di luar tempatnya. Dan penghijauan di sekolah masih kurang dan lingkungan masih terlihat kumuh.
    3. Di kelas sedikit terlaksanakan, cat meja dan bangku sudah tidak penuh dengan coret-coretan, sampah pada kolong2 meja juga jarang kelihatan, namun ventilasi dan jalan masuk cahaya matahari ke dalam kelas masih minim. Menyebabkan kelas terasa lembab dan gelap.
    4. Saya mengetahuinya dari orang tua saya juga.
    5. Peraturan harus diciptakan dengan tegas, sanksi harus berlaku, dan mulai sadar dari diri masing2 saja juga saling mengingatkan. Dengan banyak penyuluhan dan pemberitahuan tentang k3 pun dapat menambah wawasan serta menjadikannya contoh teladan.

    BalasHapus
  153. 1.tahu, K3 itu kebersihan,keindahan,ketertiban
    2.sudah, kalau di kelas sih lumayan sudah memulai untuk disiplin dalam membuang sampah dan menjaga keindahan, akan tetapi di lingkungan sekolah kurang menurut saya
    3.kalau di kelas menurut saya hampir 85% sudah menuruti kata kata dari saya, tapi sebagiannya masih nakal
    4.tidak hanya dari PLH, karena selain dari PLH misal dari ibu saya. ibu saya selalu menyuruh saya untuk membereskan tempat tidur setiap bangun tidur, dan menyapu dan lain lain. dan ibu saya termasuk orang yang sangat maniac pada keindahan, dan menurun pada saya, haha.
    5.dengan mengadakan peraturan wajib dan tegas. bila kurang tegas, siswa siswi atau mungkin tamu yang berkunjung akan melalaikannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. rangga wisesa bu. rizky sih udah. X.8 absen 30

      Hapus
  154. Komentar ini telah dihapus oleh penulis.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komentar ini telah dihapus oleh penulis.

      Hapus
  155. Assalamualaikum Wr. Wb.

    Menurut pendapat saya enjoy learning ini adalah salah satu pembelajaran bagi siswa/siswi yang sangat efektif karena akan sangat memudahkan bagi para siswa/siswi apabila langsung berada di dalam lapangan untuk penghapalan dari pada berada di dalam kelas yang memungkinkan para siswa/siswi merasa jenuh ,dan juga di bantu oleh adanya LKS (lembar kerja siswa) yang di berikan oleh para pengajar agar kita dapat memahami apa yang sudah kita pelajari dan kita lihat di tempat tersebut,mungkin acara pembelajaran ini sangat jarang sekali, apabila di rutinkan di tempat yang berbeda mungkin siswa/siswi juga pasti akan terasa nyaman alias tidak jenuh dengan metode pembelajaran enjoy learning ini.

    maaf bu saya posting pake akun temen
    soalnya akun saya udah gak bisa dibuka lagi


    (maaf bu, saya telat mengerjakan tugas dari ibu)


    Wassalamualaikum wr wb.


    Asep Saefur Rohman
    (x-10) / no. 8

    BalasHapus
  156. 1. Tahu , kebersihan , ketertiban , keindahan
    2. Sudah namun belum optimal ; menyapu ruang kelas , membersihkan papan tulis , tidak membuang sampah sembarangan .
    3. Ada , kelas tidak terlalu kotor dan tidak terlalu banyak sampah yang berserakan
    4. Tidak , K3 pun diterapkan di dalam keluarga
    5. Perbanyak poster tentang kesehatan lingkungan , perdalam ilmu tentang kebersihan dan dampaknya , perketat peraturan mengenai kebersihan lingkungan 9kelas/sekolah) , dan yang lebih penting adalah niat dan kesadaran dari diri masing-masing .

    BalasHapus
  157. 1. Tahu , k3 adalah kebersihan , keindahan , ketertiban
    2. sudah , namun masih ada yang belum melaksanakan k3 dengan baik . contoh k3 yang sudah dilaksanakan di kelas yaitu tidak membuang sampah di kelas , tidak mencorat-coret tembok kelas , tidak merusak gambar yang ada di kelas .
    3. ada , siswa menjadi nyaman karena tidak ada sampah .
    4. tidak , di keluarga pun saya mendapat ajaran tentang k3
    5. siswa harus menyadari bahwa k3 itu sangat penting dan bila ada orang yang melanggar k3 harus diberi sanksi .


    Nama : Amira Zahra Yuswana (03)
    Kelas : X6

    BalasHapus
  158. Komentar ini telah dihapus oleh penulis.

    BalasHapus
  159. 1.ya , k3 itu singkatan dari Kebersihan, Keindahan, dan Ketertiban.
    2.ya sudah, ya seperti membuang sampah tidak sembarangan lagi. , dan rapih tidak ada corat-coret di tembok dan tidak merusak barang-barang yang ada di kelas.
    3.ada, prentasenya 78%.
    4.tidak, k3 pun di terapkan pada keluarga saya.
    5.k3 sangat penting. maka dari itu kesadaran diri harus lebih di tingkatkan lagi, karena kenyamanan pun akan terasa oleh kita apabila melaksanakan k3 .


    Nama : Mirza AM
    Kelas : X6

    BalasHapus
  160. 1. Ya, K3 adalah singkatan dari Kebersihan, Ketertiban, Keiindahan.

    2. Sudah. Contoh dari kebersihan: membuang sampah pada tempatnya. Contoh dari ketertiban: menaati peraturan sekolah, seperti memakai seragam yang rapi dengan atribut lengkap. Contoh dari keiindahan: tidak merusak tanaman di sekitar halaman/lingkungan sekolah, tidak mencoret-coret fasilitas sekolah.

    3. Sudah, hasilnya kelas menjadi lebih bersih dan belajar menjadi lebih nyaman. Tapi baru 50% keberhasilannya, karena masih banyak siswa/siswi yang tidak sadar akan pentingnya K3 di lingkungan.

    4. Tidak, pertama saya mendapat pembelajaran K3 dari keluarga dan sudah diterapkan sejak kecil. Setelah itu saya juga mendapat pembelajaran K3 dari berbagai macam media, seperti media cetak dan media elektronik.

    5. Saya sarankan untuk menegaskan peraturan tentang K3 dan memberi sanksi bagi siapa saja yang tidak menaati/melanggar peraturan tersebut, lebih meningkatkan pemahaman tentang K3, dan diadakannya kerja bakti.

    Syifa Fauziyyah (41)
    X.8
    Saya meminta maaf karena terlambat mengerjakan tugas ini. Terimakasih.

    BalasHapus
  161. 1. Tahu , kebersihan , ketertiban , keindahan
    2. Sudah namun belum sepenuhnya :membersihkan sampah berserakan dibawah,menyapu ruang kelas
    3.ya , kelas tidak terlalu kotor dengan sampah,Persentasenya 60%
    4.tidak,bisa dari lingkungan keluarga dan lingkungan rumah
    5. siswa harus peduli terhadap lingkungan seperti menjaga lingkungan dan lebih tertib dalam berperilaku dan menjaga keindahan lingkungan.


    Nama : Tika Kartika
    Kelas : X8

    BalasHapus
  162. 1. Ya saya mengetahuinya . Singkatan dari K3 itu adalah Kebersihan, Ketertiban, dan Keindahan.

    2. Ada yang sudah dilaksanakan , tetapi ada juga yang belum dilaksanakan . Karena masih ada saja siswa yang tidak peduli terhadap lingkungannya . Contoh K3 yang sudah dilakukan adalah :
    - siswa tidak mencorat-coret dinding kelas
    - membuang sampah kepada tempatnya
    - menghapus papan tulis apabila pelajaran tersebut telah berakhir
    - dan masih banyak lagi .
    Adapula contoh K3 yang belum terlaksanakan , misalnya :
    ~ bila ada seorang guru yang dianggap baik , pasti murid-muridnya ngelunjak jadi aja ribut .
    ~ bila pada suatu jam pelajaran tidak masuk gurunya , pasti akan ribut juga .

    3. Menurut saya sudah ada hasilnya . Hasilnya kelas menjadi indah , tidak ada sampah , dan juga membuat nyaman para siswa untuk belajar . Sepertinya keberhasilannya baru mencapai sekitar 75% .

    4. Tidak . Pengetahuan tentang K3 tidak hanya di dapat dari guru PLH saja . Tetapi masih banyak sarana / media untuk kita dapatkan tentang pengetahuan K3 . Misalnya dari media cetak dan juga media elektronik .
    Terkadang kita melakukan suatu hal yang kecil namun tanpa kita sadari itu adalah sebuah pelaksanaan K3 .
    Pengetahuan K3 pun bisa di dapatkan dari kehidupan sehari-hari kita . Contohnya : Seorang Ibu yang mengajarkan anaknya untuk membereskan tempat tidur .

    5. Saran saya untuk keberhasialan K3 di sekolah dan khususnya di dalam kelas saya sendiri yaitu adalah
    a. membuat aturan tentang K3 dan apabila itu di langgar mendapat sanksi yang berat dan HARUS dilaksanakannya . Contohnya : siswa A membuang sampah sembarangan dan dia mendapat sanksi harus keliling ruang guru sambil membawa poster yang tulisannya " barusan saya membuang sampah sembarangan , tidak boleh ditiru yaa " agar siswa tersebut jera .
    b. lebih memperdalam rasa ingin merawat lingkungan .
    c . mengadakan seminar tentang pentingnya merawat lingkungan
    d . menjaga kelas agar tetap rapi dan bersih
    e . memperbanyak tong sampah
    f . mentaati peraturanyang ada , sebisa mungkin jangan sampai dilanggar
    Agar program K3 nya berjalan dengan mulus , dengan lancar , dengan baik , diperlukan juga kesadaran masing-masing siswa agar memahami betapa pentingnya lingkungan yang sehat , indah , nyaman dan bersih .



    Frisca Rahma Anggra Windi (16)
    (X-8)

    BalasHapus
  163. Faza Ghilman
    X-6

    1. k3 adalah kebersihan , ketertiban dan keindahan
    2. ya sudah tetapi belum optimal seperti membuang samppah pada tempatnya , tidak terlalu berisik , menghapus papan tulis
    3. sebenarnya x-6 belum berhasil masih 50%
    4. Tidak juga guru guru lain juga sebenarnya menyampaikan tentang k3 ini secara tersirat
    5 .Mulailah dari kesadaran sendiri

    BalasHapus
  164. Nama:rendi marsel
    kelas:X-8

    1.Ya, saya tau K3 itu ada singkatan dari ketertiban,kebersihan,dan keindahan.
    2.sudah, contoh pelaksanaannya misalkan dengan membuang sampah pada tempatnya, tidak mencoret-coret meja di kelas, menaati aturan sekolah
    3.sudah, menurut saya sekitar 55%, siswa yg memakai sepatu hitam dan baju dimasukan ataupun yang sudah tidak mencoret-coret meja.
    4.tidak, tidak hanya guru yang mengajarkan PLH saja pengetahuan juga dapat didapatkan pada media elektronik, media cetak, ataupun diskusi dengan teman.
    5.keinginan para siswa untuk melakukan dan mewujudkan K3 demi terciptanya kelas atau lingkungan yang tertib, bersih dan indah.

    BalasHapus
  165. 1.k3 singkatan dari KEINDAHAN,KEBERSIHAN DAN KETERTIBAN.
    2) Belum semuanya baru sebagian yang terlaksana seperti membersihkan papan tulis setelah pelajaran selesai, tidak mencorat coret dan memakai pakaian yang rapih serta atribut yang lengkap.
    3) Sudah, hasilnya kelas lebih terlihat rapih,bersih, dan indah. serta murid-muridnya menjadi tertib. menurut saya 70% keberhasilannya.
    4) Tidak juga, karena pengetahuan K3 tidak dari guru saja tapi pengetahuan dapat dari orang tua,lingkungan sekitar dan bukubuku yg mengajarkan lingkungan.
    5)seringnya praktek agar siswa siswi lebih mengerti, dan paling penting adalah kesadaran dari diri kita dalam sendiri.

    YUSUF KHAFI X-6

    BalasHapus
  166. 1.ya saya tahu K3 singkatan dari ketertiban,kebersihan dan keindahan.
    2.menurut saya belum semuanya karena masih banyak yang membuang sampah sembarangan.
    3.sebenarnya x-6 belum berhasil sepenuhnya paling cuman 45%
    4.tidak juga,karena orang lain juga pernah memberitahukan tentang k3 tetapi secara tidak langsung.
    5.seharusnya menurut saya murid murid harus lebih peduli lagi terhadap lingkungan,agar terlaksana program K3

    Ilham Adisetia X-6

    BalasHapus
  167. DETY NOVIANTY
    X-8

    1. K3 singkatan dari kebersihan,ketertiban,dan keindahan .
    2. sudah dilaksanakan , contohnya membuang sampah pada tempatnya .
    3. sekitar 50% contohnya memakai psas lengkap .
    4. menurut saya tidak hanya dari guru saja , tetapi bisa dari teman ataupun media .
    5. seharusnya siswa lebih meningkatan kesadaran akan pentingnya K3 sehingga program ini bisa terlaksanakan dengan baik .

    BalasHapus